SuaraBali.id - Gubernur Bali, Wayan Koster menjadi salah satu kepala daerah dari PDI-P yang tidak mengikuti retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah. Provinsi Bali dikabarkan diwakili oleh Sekretaris Daerahnya pada retreat yang kini masih berlangsung.
Setelah dikonfirmasi, Koster menjelaskan jika dirinya akan mengikuti retreat kepala daerah gelombang kedua. Begitu pula dengan seluruh kepala daerah di tangkat kabupaten dan kota di Bali yang belum mengikuti retreat, juga akan mengikuti retreat gelombang kedua.
“Semua kepala daerah dan wakil kepala daerah Provinsi Bali dari PDI Perjuangan dipastikan semua ikut acara retreat pada gelombang ke-2,” ujar Koster dalam keterangan tertulis pada Rabu (26/2/2025).
Namun demikian, Ketua DPD PDI-P Bali itu tidak menjelaskan alasannya tidak mengikuti retreat yang sedang berlangsung. Meski, sejumlah kepala daerah dari PDI-P akhirnya bergabung usai menunda kedatangan mereka pada kegiatan tersebut.
Baca Juga:Geruduk DPRD Bali, Seribuan Sopir Pariwisata Lokal Tagih Janji Perda
Sebelumnya, Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri juga meminta kepala daerah yang tidak mengikuti retreat agar kembali ke daerahnya masing-masing.
Megawati juga mempersilakan mereka untuk mengikuti retreat kepala daerah gelombang kedua. Retreat kepala daerah gelombang kedua rencananya digelar untuk daerah yang masih mengalami sengketa pada proses Pilkadanya.
Megawati sebelumnya sempat meminta kepala daerah dari PDIP untuk menunda kedatangan retreat yang digelar pada 21-28 Februari itu. Namun, sejumlah kepala daerah dari PDIP akhirnya bergabung dengan rombongan retreat di Magelang.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Baca Juga:Anggaran LPSK Dipangkas, Gus Ipul Jelaskan Dampaknya Untuk Penyintas Bom Bali