Anak Sekolah di NTB Tak Mau Difoto Untuk KTP Saat Pakai Seragam

Padahal saat ini sudah menjelang pilkada serentak 2024, namun pemilih pemula banyak yang belum merekam KTP Elektronik.

Eviera Paramita Sandi
Selasa, 05 November 2024 | 10:07 WIB
Anak Sekolah di NTB Tak Mau Difoto Untuk KTP Saat Pakai Seragam
Ilustrasi KTP elektronik. [Istimewa]

SuaraBali.id - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMPD Dukcapil) Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia menyebutkan sebanyak 44 ribu lebih pemilih pemula di NTB belum melakukan perekaman KTP.

Padahal saat ini sudah menjelang pilkada serentak 2024, namun pemilih pemula banyak yang belum merekam KTP Elektronik.

Masih banyaknya pemilih pemula di NTB yang belum melakukan perekaman ini disebabkan karena banyak yang tidak mau. Padahal layanan jemput bola dengan mendatangi langsung sekolah-sekolah sudah dilakukan.

"Perekaman sudah datang ke sekolah. Tapi mereka ada yang tidak mau direkam dengan menggunakan baju seragam," katanya dalam rapat koordinasi nasional (rakornas) 2024 kependudukan dan Pencatatan sipil di Mataram, Senin (4/11/2024) malam.

Baca Juga:Tuan Guru Bajang Keluar dari Perindo di Momen Krusial Pilkada, Ini Isi Suratnya

Sementara itu berdasarkan data Kementerian dalam Negeri (Kemendagri) sebanyak 1,5 juta pemilih pemula belum melakukan perekaman KTP Elektronik. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.  

Ia mengatakan, masih adanya pemilih pemula yang belum mereka KTP Elektronik ini tidak saja terjadi di daerah pinggiran melainkan juga kota-kota besar. Pemerintah daerah diingatkan untuk memaksimalkan perekaman sebelum 27 November mendatang.

"Sebanyak 1,5 juta pemilih pemula ini harus dijamin haknya untuk memilih. Di setiap kota itu ada. Teman-teman Dukcapil untuk berkoordinasi dengan teman-teman di wilayah bisa jadi lurah, desa camat untuk melakukan penyisiran," katanya.

Selain itu, untuk memaksimalkan perekaman pemerintah membuka laporan dari warga. Jika ada yang belum direkap atau terdata untuk melakukan perekaman.

"Kami dengan senang hati menerima masukan dari organisasi atau NGO yang memiliki kepedulian untuk itu. Kami punya hotline juga," ungkapnya.

Baca Juga:Penerima Beasiswa Luar Negeri Tidak Harus Pulang Mengabdi ke Kampung Halaman

Bima Arya juga akan mendatangi salah satu sekolah di Kota Mataram untuk melakukan perekaman dan pembagian KTP elektronik.

Kedatangannya ke sekolah ini untuk memeriksa sejuah mana perekaman yang dilakukan kepada pemilih pemula.

"Agar anak- anak yang memilik hak pilih ini juga tahu bahwa dia pun harus punya inisiatif untuk melakukan perekaman," katanya.

Disebutkan jumlah pemilih pemula yaitu sebanyak 3,2 juta orang di Indonesia. Dari jumlah ini sebanyak 1,7 juta lebih atau sebesar 53 persen yang sudah melakukan perekaman. Sedangkan 1,5 juta atau sekitar 47 persen belum melakukan perekaman.

Kontributor Buniamin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini