Memasuki Musim Kemarau, Udara Dingin dari Australia Turunkan Suhu di Bali

Oleh sebab itu masyarakat diminta untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh mereka.

Eviera Paramita Sandi
Jum'at, 26 Juli 2024 | 15:35 WIB
Memasuki Musim Kemarau, Udara Dingin dari Australia Turunkan Suhu di Bali
Ilustrasi musim kemarau 2023 sampai kapan. (Unsplash)

SuaraBali.id - Dinginnya suhu saat ini yang terjadi di beberapa daerah di Bali disebabkan karena masuknya musim kemarau. Hal ini ditandai dengan pergerakan angin timuran atau monsun Australia.

Menurut Prakirawan Cuaca Balai Besar Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, Wulan Wandarana, S.Tr, fenomena ini membuat massa udara dingin dari Australia bergerak menuju Indonesia, termasuk Bali.

"Wilayah Bali saat ini memasuki musim kemarau, di mana pergerakan massa udara dingin dari Australia menuju Indonesia menyebabkan penurunan suhu. Fenomena ini adalah hal yang normal dan biasa terjadi selama periode musim kemarau," jelasnya, Kamis (25/7/2024).

Menurut BMKG, suhu terdingin di Bali terjadi di wilayah timur.

Baca Juga:Massa Tuntut Putusan Insiden Nyepi di Sumberklampok Ditinjau Kembali

"Rata-rata suhu terdingin selama periode ini berada di Bali bagian timur," imbuhnya.

Suhu dingin dapat memberikan keuntungan berupa kemudahan dalam beraktivitas, ada juga potensi dampak negatif, seperti masalah kesehatan dan kekeringan meteorologis.

"Dampak dari fenomena ini termasuk kemungkinan penurunan hasil panen dan masalah kesehatan," ungkap Wulan.

Oleh sebab itu masyarakat diminta untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh mereka.

Selain itu, BMKG Wilayah III Denpasar juga mengingatkan bahwa fenomena suhu dingin ini akan berlanjut selama musim kemarau.

Baca Juga:90 dari 103 WN Taiwan yang Ditangkap di Villa Tabanan Dideportasi

Masyarakat disarankan untuk terus memantau informasi cuaca terbaru dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.

"Masyarakat diharapkan selalu memperbarui informasi cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG dan menjaga kesehatan serta kesiapsiagaan menghadapi dampak kekeringan," tambah Wulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini