Selain itu, masyarakat sekitar percaya jika saat melukat di pesiraman ini tidak boleh mengajak anak kecil yang giginya belum tanggal, karena konon akan menangis terus menerus.
Bagi wanita yang sedang kotor (datang bulan), dan orang-orang yang tengah berkabung, dilarang untuk masuk ke areal pura dan melukat, karena dianggap kotor serta membuat duka/marah dewa-dewi yang berstana disana.
Air Terjun Sebatu ini diyakini bisa membersihkan diri secara Rohani, menghilangkan berbagai penyakit dan terbukti dari penuturan orang-orang yang pernah melukat kesini datang lebih dari sekali untuk menyempurnakan proses pengobatannya.
Kontributor : Kanita
Baca Juga:Buntut Kasus Hasyi Asyari, KPU Bali Melarang Jajarannya Berbuat Aneh-aneh