Setelah 23 Tahun, Monumen Bajra Sandhi Akhirnya Dibersihkan Secara Khusus

Menurutnya, perawatan optimal tersebut dilakukan oleh penyedia sistem pembersihan internasional Karcher yang sebelumnya juga membersihkan Monas.

Eviera Paramita Sandi
Rabu, 19 Juni 2024 | 19:26 WIB
Setelah 23 Tahun, Monumen Bajra Sandhi Akhirnya Dibersihkan Secara Khusus
Monumen Bajra Sandhi, Senin (16/1/2023) [suara.com / Putu Yonata Udawananda]

SuaraBali.id - Setelah 23 tahun berdiri, Monumen Bajra Sandhi yang berisi museum sejarah perjuangan rakyat akhirnya mendapat pembersihan optimal pada bagian tertentu.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Bali I Gede Arya Sugiartha pihaknya berupaya melakukan perawatan dengan baik namun selama ini tak pernah ada perawatan yang maksimal.

“Kami sudah berupaya melakukan perawatan dengan baik dan monumen ini sekarang sudah berusia 23 tahun, selama itu tidak pernah ada perawatan maksimal akhirnya sekarang dibantu,” katanya, Rabu (19/6/2024).

 Menurutnya, perawatan optimal tersebut dilakukan oleh penyedia sistem pembersihan internasional Karcher yang sebelumnya juga membersihkan Monas.

Baca Juga:Polisi Belum Pastikan Dugaan Praktik Pengoplosan Elpiji di Gudang yang Terbakar di Denpasar

Perusahaan tersebut akhirnya dipercaya Pemprov Bali untuk membersihkan gapura dan sepanjang pagar sisi selatan monumen sebab pengalaman serta teknologi mereka tanpa bahan kimia yang merusak.

“26 Juni nanti kita lihat hasilnya, bangunan ini sangat monumental karena masuk kategori museum sebab tersimpan 30 diorama perjuangan rakyat yang patut kita rawat,” ujar Arya.

Menurut Disbud Bali, selama 23 tahun bangunan tersebut hanya dibersihkan secara manual, sebab anggaran pemerintah untuk pemeliharaan aset hanya 10 persen dari Rp2 miliar setiap tahunnya.

“Kami selama ini hanya merawat rutin paling hanya menyapu dan membersihkan secara manual, jarang sampai ke bagian atas yang tertinggi, pernah dulu ada gempa atapnya miring itu saja sekali dibersihkan dengan air biasa,” tuturnya.

Regional President of Karcher ASEAN region, Korea & Taiwan Klaus Puhmeyer mengatakan bahwa membersihkan bangunan berelief ini tidak dapat secara manual, bahkan selain karena bentuknya, jenis bahan bangunannya juga bukan sembarang.

Baca Juga:Pemilik Jadi Tersangka Atas Kasus Kebakaran Gudang Elpiji di Denpasar

“Kesulitannya ini dari batu alam atau batu lava yang warnanya hitam, ada lapisan yang melapisi dindingnya yang menjadi area tumbuhnya lumut itu tantangan, harus hati-hati juga karena berongga dan mesin kami menyemburkan uap panas untuk membunuh mikroorganisme itu,” ujarnya.

Dari seratusan bangunan bersejarah dunia yang dibersihkan, Karcher mendata bahwa Monumen Bajra Sandhi merupakan candi berbahan batu lava pertama yang mereka kerjakan.

Mereka melakukan pembersihan menggunakan pembersih tekanan tinggi HDS 13/20-4S Super Class buatan Jerman dalam mode uap. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini