Sejarah Desa Gelgel Yang Jadi Pemukiman Islam Tertua di Bali

Berjarak 4 km di Selatan Semarapura, Desa Gelgel ini memiliki sejumlah bangunan bersejarah.

Eviera Paramita Sandi
Rabu, 24 April 2024 | 18:40 WIB
Sejarah Desa Gelgel Yang Jadi Pemukiman Islam Tertua di Bali
Masjid Nurul Huda Kampung Gelgel, Bali [muslim travel news via BeritaBali.com].

SuaraBali.id - Bali tak hanya dikenal dengan keunikan tempat wisatanya saja. Namun hampir di setiap daerah disini memiliki khas keunikan masing-masing.

Seperti desa-desa yang ada di Bali, sebut saja Desa Gelgel. Pernahkah kalian mendengar sebelumnya?

Pasti sudah tidak asing lagi untuk masyarakat Bali. Desa Gelgel ini berada di Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung.

Berjarak 4 km di Selatan Semarapura, Desa Gelgel ini memiliki sejumlah bangunan bersejarah.

Baca Juga:Tarif Tol Bali Mandara Naik, Ini Besarannya Berdasarkan Golongan Kendaraan

Di Desa Gelgel ini terdapat masjid tertua di Bali, yang dibangun oleh para punggawa Jawa dari raja-raja tua. Sehingga desa ini dikenal menjadi salah satu pemukiman islam tertua di Bali.

Kedekatan Kerajaan Klungkung dengan Masyarakat muslim di Bali berawal dari kisah Dalem Ketut Nglesir, Raja Gelgel yang memerintah Tahun 1383.

Kerajaan Gelgel ini awalnya berada di Samprangan Gianyar. Pusat Pemerintahan Oleh Dalem Ketut Nglesir kemudian dipindah ke Klungkung.

Dalem Ketut Nglesir akhirnya naik tahta menggantikan sang kakak, Dalem Samprangan. Kerajaannya kala itu berada di bawah pengaruh Kerajaan Majapahit.

Disebutkan pula bahwa Dalem Ketut Nglesir menghadiri sebuah konferensi di Majapahit yang diadakan oleh Prabu Hayam Wuruk pada 1384.

Baca Juga:Peringatan Dini Cuaca Buruk Berpotensi Terjadi di Bali Pada 23-25 April 2024

Raja Gelgel Dalem Ketut Nglesir mendapat keistimewaan, Prabu Hayam Wuruk mempersembahkan 40 prajurit pilihan Majapahit untuk mengawal kepulangan Dalem Ketut Nglesir ke Pulau Dewata.

40 Prajurit tersebut rupanya beragama islam. Alhasil, sebagai bentuk terima kasih, Dalem Ketut Nglesir memberikan sebidang tanah di sisi timur Kerajaan di Klungkung untuk tempat tinggal mereka.

Akhirnya prajurit Majapahit itu mendirikan Masjid Nurul Huda di awal abad ke 14. Sementara itu, para prajurit yang Sebagian menetap disini menikah dengan Perempuan setempat.

Seiring waktu mereka tinggal menyebar karena beranak pinak dan menjadi penyebar islam ke sejumlah Kawasan di Bali, seperti Kampung Lebah, Kamasan, Kusamba, Pagayamanan dan Kampung Toyapakeh di Pulau Nusa Penida.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini