Banser Ikut Jaga Perayaan Galungan di Jembrana, Bukti Kerukunan Antarumat

Banser selalu ada di tiap kegiatan upacara Umat Hindu seperti Galungan, Kuningan, dan Nyepi. Hal ini dilakukan secara sukarela.

Eviera Paramita Sandi
Jum'at, 01 Maret 2024 | 14:23 WIB
Banser Ikut Jaga Perayaan Galungan di Jembrana, Bukti Kerukunan Antarumat
Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser) Desa Banyubiru, Jembrana menjaga pengamanan dan ketertiban saat umat Hindu melaksanakan ibadah saat Hari Raya Galungan. [Istimewa/beritabali.com]

SuaraBali.id - Perayaan Galungan di Bali menjadi satu dari sekian banyak potret kerukunan antarumat beragama di Pulau Dewata. Seperti yang terlihat di di Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.

Di daerah ini toleransi antarumat beragama tersulam dengan baik karena pada hari istimewa tersebut juga terlihat Barisan Ansor Serbaguna atau Banser ikut menjaga keamanan dan kertiban selama upacara agama berlangsung di Pura Puseh, Rabu (28/02/2024).

Sejak lama, jalinan toleransi ini sudah dilakukan dengan baik oleh umat Hindu dan muslim. Pecalang Desa Banyubiru I Dewa Ketut Sugamiya (55) mengatakan hal ini adalah bukti ketulusan dan keikhlasan saling membantu satu sama lain.

Banser selalu ada di tiap kegiatan upacara Umat Hindu seperti Galungan, Kuningan, dan Nyepi. Hal ini dilakukan secara sukarela.

Baca Juga:Niat Bantu Ibu Ngelungsur, Perempuan Ini Malah Ambil Uang Sesari di Canang

Sebaliknya, apabila umat Islam merayakan Lebaran dan upacara lainnya tentu Pecalang juga menjaga keamanan dan juga ketertiban selama prosesi itu berlangsung.

"Hubungan baik terjalin tak hanya di situ bahkan di luar tugas rasa ini sudah menjadi seperti lingkup keluarga," tuturnya sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan suarabali.id.

Sementara Ketua Satkorkel (Satuan Komando Kelurahan/Desa) Yunus Alfianto juga menyatakan bahwa selama upacara keagamaan umat Hindu tetap menjalin harmonisasi beragama menjaga keamanan dan ketertiban. Tak hanya disitu saja bila Hari Raya Nyepi pun saling berkoordinasi baik terutama keamanan.

"Rasa toleransi dalam nafas harmonisasi ini tak lepas dan terpelihara baik. Walaupun kami Banser dan Pecalang tak menerima upah. Tapi ketulusan, keikhlasan dan rasa saling menghormati tetap terjalin dengan rasa kekeluargaan," ucapnya.

Baca Juga:Rahasia Kelezatan Urutan Babi Goreng, Masakan Khas Bali yang Wajib Dicoba!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini