Festival Air Suwat: Tradisi Menyambut Tahun Baru Masyarakat Gianyar

Festival Air Suwat menjadi wujud penghormatan terhadap air sebagai sumber kehidupan di Desa tersebut,

Bella
Selasa, 02 Januari 2024 | 17:35 WIB
Festival Air Suwat: Tradisi Menyambut Tahun Baru Masyarakat Gianyar
Festival Air Suwat: Tradisi Awal Tahun Masyarakat Gianyar. (Instagram/@madewedastra)

SuaraBali.id - Masyarakat Gianyar memiliki tradisi unik tersendiri dalam menyambut tahun baru. Tradisi itu bernama Festival Air Suwat yang hingga saat ini masih dilestarikan masyarakat Gianyar.

Tradisi ini diselenggarakan sebagai bentuk menyambut pergantian tahun baru di Desa Adat Suwat, Kabupaten Gianyar, Bali. Festival Air Suwat mencapai puncaknya dengan perang air sebagai simbol pembersihan diri.

Tradisi unik ini ternyata diadakan untuk menyambut tahun baru, baik dalam kalender Hindu Bali (Saka) maupun penanggalan umum (Masehi).

Festival Air Suwat menjadi wujud penghormatan terhadap air sebagai sumber kehidupan di Desa tersebut. Acara ini menyuguhkan rangkaian kegiatan seperti lomba menangkap bebek, tarik tambang, adu cepat membawa bubungan berisi lumpur, dan berbagai kegiatan lainnya.

Baca Juga:Sebut Wanita Berhijab Tak jelas, Senator Bali Arya Wedakarna mendadak Viral

Festival Air Suwat: Tradisi Awal Tahun Masyarakat Gianyar. (Instagram/@madewedastra)
Festival Air Suwat: Tradisi Awal Tahun Masyarakat Gianyar. (Instagram/@madewedastra)

Puncaknya adalah Mendak Tirta dan Siat Yeh, yang lebih dikenal sebagai perang air. Perang air diartikan sebagai upaya melawan energi buruk yang mungkin menghalangi manusia dalam menghadapi kehidupan baru di tahun baru.

Pada pergantian tahun 2023 ke 2024, Festival Air Suwat sudah memasuki gelaran kesembilan. Acara dimulai dengan persembahyangan di Catus Pata Desa Suwat. Setelah itu, dilanjutkan dengan atraksi tarian kontemporer.

Perang air, sebagai acara puncak, bukan hanya diikuti oleh masyarakat lokal, tetapi juga melibatkan warga asing.

Wisatawan lokal dan mancanegara diundang untuk ikut serta dalam perang air tersebut. Festival Air Suwat ditutup dengan acara makan bersama, menyatukan semua peserta dalam kebersamaan.

Kontributor: Kanita Auliyana Lestari

Baca Juga:Pantai Double Six Bali Jadi Lautan Sampah Pasca Tahun Baru

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini