Salah seorang korban Meli Nuak yang mengalami patah tangan telah kembali ke rumah sekira pukul 19.00 Wita.
Kapolres Belu, AKBP Richo N. D. Simanjuntak yang dikonfirmasi Kamis (16/11/2023) malam membenarkan kejadian ini.
Ia mengaku kalau pihaknya masih menunggu tim teknis. Namun kuat dugaan kalau hal tersebut karena malfungsi sistem kendaraan.
"Masih menunggu Tim teknis. Berat dugaan karena malfungsi sistem pengereman kendaraan yang ikut lomba," ujar Kapolres.
Baca Juga:Berulang Kali Warga Jadi Terkaman Buaya di Pantai Oetune
Informasi terkini, walaupun sudah mendapat perawatan secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Atambua, dua pasien korban kecelakaan akibat tabrakan pembalap motor road race dirujuk ke Kupang untuk mendapat perawatan intensif dari dokter ahli saraf.
Direktur RSUD Mgr Gabriel Manek Atambua, drg Ansilla Eka Mutty, mengatakan bahwa pihak nya menerima 6 pasien korban kecelakaan.
Hasil pemeriksaan, beberapa pasien mengalami patah tulang dan luka robek pada kaki dan sudah ditangani.
Ketua panitia Kejurda Stevano open turnamen, Charis Kenenbudi juga mengatakan pihaknya akan bertanggung jawab penuh atas kejadian ini. Saat ini pihaknya fokus pada pasien yang dirawat.
Baca Juga:Bangunan SMK Ludes Diterjang Puting Beliung, 51 Muridnya Kini Tak Bisa Sekolah