SuaraBali.id - Peringatan dini akan gelombang tinggi di Bali dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar.
Adapun gelombang laut ini berpotensi terjadi di jalur penyeberangan di Bali yang diperkirakan hingga enam meter hingga 9 Juli 2023.
“Kami imbau selalu memperhatikan informasi BMKG khususnya peringatan dini cuaca,” kata Kepala BMKG Wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho, Kamis (7/7/2023).
Adapun jalur penyebrangan yang memiliki gelombang laut tinggi diantaranya Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, dan Selat Lombok bagian selatan.
Baca Juga:Erick Thohir Tidak Janjikan Bali akan Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17
Angin diperkirakan bergerak dari arah timur-tenggara dengan kecepatan hingga 20 knot hingga 37 kilometer per jam.
Selain itu, perairan selatan Bali yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia juga diperkirakan memiliki ketinggian gelombang laut hingga enam meter.
Kecepatan angin di wilayah itu lebih kencang yakni diperkirakan hingga 25 knot atau 46 kilometer per jam yang bergerak dari timur-tenggara.
Menurut BMKG, kondisi angin dan gelombang laut yang berisiko tinggi terhadap keselamatan berlayar, menurut BMKG yakni perahu nelayan apabila kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.
Kapal tongkang apabila kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, kapal ferry apabila kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter. (ANTARA)