Gubernur Koster Larang Wisman Sewa Motor, Pemilik Rental : Turis akan Pergi dari Bali

Tidak hanya menyewa kendaraan, Koster juga melarang wisman untuk meminjam kendaraan.

Eviera Paramita Sandi
Senin, 13 Maret 2023 | 17:04 WIB
Gubernur Koster Larang Wisman Sewa Motor, Pemilik Rental : Turis akan Pergi dari Bali
ILUSTRASI - Rental motor di kawasan Parerenan, Bali. (Suara.com/Silfa)

SuaraBali.id - Menanggapi maraknya turis asing yang melanggar lalu lintas belakangan ini, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan akan melarang wisatawan mancanegara untuk menyewa sepeda motor di Bali. Bahkan, dia berencana akan membuat peraturan gubernur untuk itu.

Tidak hanya menyewa kendaraan, Koster juga melarang wisman untuk meminjam kendaraan.

“Wisatawan itu harus bepergian menggunakan mobil dari travel, tidak dibolehkan lagi dengan sepeda motor yang bukan dari travel agen. Jadi minjam atau menyewa itu tidak dibolehkan lagi,” ujar Gubernur Bali Wayan Koster saat konferensi pers di Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Minggu (12/3/2023) kemarin.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Penasihat Perhimpunan Rental Motor (PRM) Bali, I Made Wira Atmaja menyebut pelarangan tersebut akan berbalik mematikan pariwisata Bali.

Baca Juga:Momen Piala Dunia U-20 di Bali, Stadion Dipta Akan Dijaga 2 Ribu Lebih Personel Kepolisian

Dia mengambil contoh wisatawan akan lebih memilih untuk pergi ke Thailand atau Vietnam karena masih diizinkan untuk mengendarai sepeda motor.

“Coba kita pikir, sekarang tamu di Bali tidak diizinkan untuk membawa sepeda motor, untuk travel aja pasti tamu akan lari ke Thailand atau Vietnam. Di sana tamu diizinkan untuk memakai sepeda motor,” ujar Wira saat dihubungi Senin (13/3/2023).

Wira menerangkan, usaha rental jatuh selama 2,5 tahun selama pandemi Covid-19. Pasca pandemi, kini usaha rental baru sedikit demi sedikit merangkak naik seiring meningkatnya kembali pariwisata Bali.

Namun, dengan aturan larangan itu, menurutnya akan ada 10 ribu usaha rental yang dirugikan akibat aturan tersebut. Terlebih, masalah ini akan merambat ke masalah pariwisata yang lebih besar.

“Di Bali ada 10 ribu rental. Ini bukan rental saja kena imbasnya, karena turis yang akan ke Bali akan berpikir karena aturan seperti ini. Ini bukan masalah rental saja yang dimatikan ini masalah tourism dan pariwisata di Bali akan terkena dampaknya,” imbuhnya.

Baca Juga:Bule Rusia Pengendara Lamborghini Aventador Domogatsky Kabur ke Dubai

Pihaknya berencana untuk melakukan audiensi kepada DPRD untuk membawa aspirasi rental motor. Meski waktunya belum ditentukan, pihaknya masih mempersiapkan materi untuk audiensi itu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak