Ibu Yang Diduga Gigit Bayinya Disebut Sering Kerasukan, Suaminya Meratap Pilu

Dituturkan olehnya bahwa beberapa hari terakhir ini NR memang sering cekcok dengan warga sekitar.

Eviera Paramita Sandi
Kamis, 30 Juni 2022 | 10:50 WIB
Ibu Yang Diduga Gigit Bayinya Disebut Sering Kerasukan, Suaminya Meratap Pilu
Ibu gigit anak hingga meninggal (Instagram/memomedsos)

Ketua BPD Rasabou Syarifuddin mengatakan bahwa suaminya yang bernama Fikram tersebut, terlihat histeris di samping jasad anaknya.

Namun Syarifuddin, tidak bisa memastikan, apakah saat kejadian ayah bayi tersebut berada di rumah saat penganiayaan terjadi atau tidak.

"Kami tidak tahu juga, saat kejadian ada bapaknya atau tidak. Yang pasti, saat kami masuk rumah ada bapaknya dan menangis," katanya.

Syarifuddin juga mengaku, sempat menanyai ibu kandung korban, kenapa mengigit anak sendiri hingga meninggal.

Baca Juga:Tim BKBH Mataram Buat Laporan Ulang Soal Dugaan Pelecehan 10 Mahasiswi Unram

Tapi ungkap Syarifuddin, ibu bayi tersebut mengaku tidak tahu sembari menggendong anaknya yang lain.

Karena tidak ingin jadi sasaran amuk massa, ia dan beberapa warga lain langsung mengamankan ibu korban ke Polres Bima. Sedangkan jasad bayi, dibawa ke PKM Bolo untuk diautopsi.

Sedangkan soal kondisi sang ibu termasuk rumah tangganya, Syarifuddin mengaku tidak tahu banyak. Pasalnya ia tinggal agak jauh dari rumah korban, sedangkan saat kejadian kebetulan sedang duduk bersama warga lain di dekat tempat kejadian.

Sesampainya di TKP ia mendapati korban yang telah dibaringkan di atas tikar ditutupi dengan kain batik dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Sedangkan di samping jasad korban, ayah kandungnya terlihat menangis memandangi bayi yang sudah terbujur kaku tersebut.

Sementara terduga pelaku, ibu kandungnya sedang berdiri di depan pintu kamar, sambil menggendong putra sulungnya yang berumur dua tahun.

Baca Juga:Diperiksa Terkait Dana KUR, Wabup Lombok Timur Datang Sendirian Ke Kejati NTB

Tak lama setelah itu anggota Polsek Bolo tiba di TKP dan menyarankan untuk mengevakuasi korban, sekaligus membawa ke PKM Bolo dengan menggunakan sepeda motor.

"Saya sempat tanya, apakah evakuasi boleh dilakukan. Karena ada perintah pihak polisi, selanjutnya saya angkat sekaligus membawa mayat tersebut dibonceng oleh polisi menggunakan sepeda motor menuju PKM Bolo," pungkasnya.

Terbaru menurut Kanit PPA Satreskrim Polres Bima, Ipda Ruslan Agus, Rabu (29/6) menyebutkan, sudah beberapa orang saksi dimintai keterangan untuk membuat terang kasus penganiayaan ini, termasuk suami dari NR.

Penyidik berencana melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti, tim medis dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Mataram. Untuk mengetahui kondisi kejiwaan pelaku.

"Kalaupun itu dilakukan akan kita koordinasikan lebih lanjut dengan pihak terkait," ujar Ruslan.

Sampai saat ini, penyidik belum menetapkan NR sebagai tersangka atas dugaan membunuh anak kandungnya karena masih melengkapi berkas perkara dengan meminta keterangan saksi dan olah TKP, termasuk menunggu hasil visum dari rumah sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini