facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terapung di Tengah Laut Buleleng Selama 3 Hari, Kapten Kapal Asal Turki Ditemukan Masih Hidup

Eviera Paramita Sandi Kamis, 05 Mei 2022 | 11:51 WIB

Terapung di Tengah Laut Buleleng Selama 3 Hari, Kapten Kapal Asal Turki Ditemukan Masih Hidup
Erhan Seckal (39) saat diselamatkan oleh warga dan kepolisian. [Foto : Istimewa]

Erhan yang terjatuh dari kapal diselamatkan warga setelah sebelumnya berhasil menyelamatkan diri di atas Rumpon Serampang

SuaraBali.id - Warga negara asing (WNA) asal Turki, Erhan Seckal (39) terjatuh dari kapal yang dan ditemukan terapung dalam kondisi masih hidup di di tengah laut sebelah utara Pantai Segara, Kubuanyar, Desa Kubutambahan, Buleleng, Bali, pada Kamis (5/5/2022).

Erhan merupakan kapten kapal sebuah Big Boat yang berlayar dari Australia menuju Vietnam. Ia berlayar dengan kru kapal sebanyak 22 orang, seluruhnya merupakan warga Turki.

Erhan yang terjatuh dari kapal diselamatkan warga setelah sebelumnya berhasil menyelamatkan diri di atas Rumpon Serampang milik warga bernama Kari.

Korban saat itu sedang melakukan kontrol di ujung kapal, namun tidak ingat penyebab ia terjatuh. Menurut keterangan Erhan, ia sudah ada di tengah laut sekitar 3 hari.

Baca Juga: Tambah 8 Rute Penerbangan Internasional, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Kini Beroperasi 24 Jam

"Ditemukan orang asing terjatuh dari kapal Big Boat tujuan dari Negara Australia menuju Negara Vienam yang terdampar di tengah laut sebelah utara Pantai Segara Desa Kubutambahan, di rumpon serampang," papar Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya.

Saat penemuan, seorang nelayan Gede Budiasa (30) sedang melaut pukul 02.00 Wita, dari Pantai Segara Kubutambahan ke arah utara.

4 jam berselang, pukul 06.00 Wita saat melewati rumpon serampang milik Bapak Kari, tiba - tiba ada orang minta tolong dengan melambaikan tangan dari atas rumpon, kemudian Gede mendekati rumpon tersebut.

Setelah didekati ternyata ada orang asing yang terdampar di atas rumpon tersebut.

"Saat ditemukan WNA tersebut kondisinya lemas, mengalami dehidrasi dan fisik tidak ada luka, dengan menggunakan celana pendek warna biru bergaris putih dan kaos oblong warna hitam," terang dia.

Baca Juga: Polisi Sebut Gadis di Kasus Penculikan di Tabanan Takut Suami Hingga Rekayasa Cerita Dibantu Mertua

Lalu, Erhan dievakuasi oleh nelayan ke pesisir pantai dan dibawa ke Puskesmas Kubutambahan 1 untuk mendapatkan perawatan medis lalu diserahkan ke Imigrasi Buleleng.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait