alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kebakaran di Sesetan Denpasar, BPBD Imbau Matikan Alat Elektronik Saat Hujan

Eviera Paramita Sandi Jum'at, 26 November 2021 | 08:13 WIB

Kebakaran di Sesetan Denpasar, BPBD Imbau Matikan Alat Elektronik Saat Hujan
Kobaran api menghanguskan dua kamar kos dan gudang milik Wayan Puja di Jalan Tukad Pule Gang Sandat nomor 1 Sesetan Denpasar Selatan, pada Kamis 25 November 2021

Joni Ariwibawa mengimbau, walau musim hujan kebakaran bisa saja terjadi. Dia berharap masyarakat berhati-hati

SuaraBali.id - Kebakaran yang terajdi di rumah milik Wayan Puja di Jalan Tukad Pule Gang Sandat nomor 1 Sesetan Denpasar Selatan, pada Kamis 25 November 2021 sekitar pukul 13.20 WITA disebabkan karena korsleting listrik. Kebakaran menghanguskan dua kamar kos dan gudang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar IB Joni Ariwibawa mengatakan diduga kuat amukan si jago merah itu berasal dari korsleting listrik hingga merugikan pemilik rumah Rp50 juta.

Joni Ariwibawa mengimbau, walau musim hujan kebakaran bisa saja terjadi. Dia berharap masyarakat berhati-hati terhadap instalasi listrik.

Peralatan listrik yang tidak berfungsi agar dicabut untuk menghindari korsleting saat musim hujan.

”Kami harapkan masyarakat saat musim hujan mematikan alat elektronik guna menghindari disambar petir," pintanya seperti diwartakan beritabali.com- Jaringan Suara.com.

Dia meminta instalasi listrik yang lama atau menyambung kabel tidak sesuai agar diperhatikan.

Selain itu, peralatan listrik yang tidak standar secepatnya dikomunikasikan ke PLN agar mendapat penanganan. Pemakaian listrik agar tidak menyebabkan korsleting, terutama menemukan stop kontak.

Dijelaskanya, informasi kebakaran itu diterima dari Pos Induk BPBD di Jalan Imam Bonjol Denpasar. Kemudian anggotanya melakukan asesmen, mendata dan menangani cepat kebakaran tersebut.

Dengan mengerahkan mobil pemadam kebakaran (damkar) yang standby di Pos Juanda dan Tim TRC BPBD Kota Denpasar. Setelah tiba di lokasi, pihaknya berhasil menjinakkan si jago merah sekitar 50 menit.

"Si jago merah hampir 50 menit dipadamkan. Karena banyak barang mudah terbakar menyulut api menjadi besar," ujar Joni Ariwibawa.

Komentar

Berita Terkait