Berbagai macam makan dan minuman di antaranya, Jus buah dalam kemasan, Yogurt, Susu, susu almond, susu beras, santan, roti, pasta, sereal dan granola. Contoh lain dari makanan fungsional termodifikasi adalah telur, yang mengandung omega 3.
4. Bukan Makanan Pengganti
Walaupun makanan fungsional mengandung berbagai nutrisi yang dapat meningkatkan dan membantu memenuhi nutrisi yang dibutuhkan.
Namun makanan ini tetap tidak dapat menggantikan nutrisi alami yang ada dalam makanan. Pasalnya, makanan fungsional hanya dapat member manfaat bagi kesehatan, bukan member solusi atas masalah kesehatan dalam tubuh.
Berikut tadi penjelasan tentang makanan fungsional yang penting untuk dipahami.
Baca Juga:5 Manfaat Kesehatan Tanaman Melati, dari Atasi Demam hingga Batuk!
Kontributor : Raditya Hermansyah