Dinas Kesehatan Klungkung : 138 Orang Gejala Ringan dan Tidak Bergejala Jalani Isolasi

Tidak bergejala namun terkonfirmasi positif COVID-19

Muhammad Yunus
Senin, 23 Agustus 2021 | 15:44 WIB
Dinas Kesehatan Klungkung : 138 Orang Gejala Ringan dan Tidak Bergejala Jalani Isolasi
138 orang gejala ringan dan tidak bergejala namun terkonfirmasi positif COVID-19 menjalani isolasi terpusat di Klungkung, Bali [Antara]

SuaraBali.id - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung, Bali, dr Ni Made Adi Swapatni mengatakan tercatat ada 138 orang gejala ringan dan tidak bergejala namun terkonfirmasi positif COVID-19 menjalani isolasi terpusat (isoter).

"Iya betul yang menjalani isoter yaitu OTG dan gejala ringan kecuali mereka yang difabel, lansia dan bayi, balita yang tidak mungkin didorong ke isoter tapi akan di isoter di desa dengan pengawasan satgas desa dengan tim Puskesmas," katanya saat dikonfirmasi di Denpasar, Senin 23 Agustus 2021.

Ia mengatakan selama 10 hari menjalani isolasi terpusat, petugas kesehatan yang ditempatkan di masing-masing isoter melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Kata dia, untuk tetap memantau perkembangan kondisi tiap pasien dan menghindari temuan dengan gejala berat.

"Kami menempatkan tenaga nakes sebanyak empat orang dan pengamanan empat orang terdiri dr unsur Satpol PP, TNI dan POLRI. Sarana obat-obatan dan oksigen, sarana pulse oksimetri, tensimeter dan alat pengukur suhu," jelasnya.

Setelah menjalani 10 hari isolasi, kemudian dilanjutkan dengan isolasi empat hari di rumah dan melaksanakan protokol kesehatan secara konsisten sesuai pedoman.

Sampai dengan Minggu total warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 dan masih dalam perawatan ada 423 orang. Kemudian, total kasus konfirmasi yang sedang dirawat di faskes seperti RS/Swasta/Puskesmas ada 241orang. Sedangkan total kasus konfirmasi yang sedang menjalani karantina terpusat 138 orang.

Sementara untuk total kasus konfirmasi yang sedang menjalani isoter desa 44 orang. Dengan kondisi khusus diantaranya masih bayi dan balita, karena memiliki bayi dan balita, ibu hamil dan lansia.

Ia mengatakan per 10 Agustus 2021, mereka yang bergejala ringan atau tanpa gejala dan terkonfirmasi positif dari hasil tes cepat antigen wajib menjalani isolasi terpusat.

"Sebelum edaran terbaru yang isoter adalah mereka yang positif PCR, kemudian OTG dan gejala ringan. Sejak adanya surat terbaru dan penetapan klasifikasi C, maka per tanggal 10 Agustus mereka yang swab antigen positif juga sudah di isoter," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini