Beda Aturan Vaksin Gotong Royong dengan Vaksin Pemerintah, Lebih Baik Mana?

Kedua program menggunakan 3 vaksin berbeda.

Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 23 Juli 2021 | 15:49 WIB
Beda Aturan Vaksin Gotong Royong dengan Vaksin Pemerintah, Lebih Baik Mana?
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 untuk anak. (Dok. Ema/Suara.com)

Berikut adalah perbedaan antara vaksin gotong royong dengan vaksin prioritas yang diadakan oleh pemerintah:

Peserta Vaksinasi

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan no 10/2021 dijelaskan bahwa vaksinasi gotong royong merupakan vaksinasi yang diberikan kepada karyawan/I, keluarga dan individu yang pendanaanya ditanggung oleh badan hukum maupun badan usaha. Artinya vaksin gotong tidak dipungut biaya sepeserpun.

Jenis Vaksin

Baca Juga:Perbedaan Vaksin Sinovac dan Pfizer, dari Harga sampai Kemanjuran Vaksin

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa dalam pelaksanaan vaksin gotong royong dilarang untuk menggunakan 4 vaksin (Sinovac, AstraZeneca, Novavax, Pfizer) yang digratiskan oleh pemerintah.

Selanjutnya adalah waktu pelaksanaanya, dalam tahap distribusi dan pelaksanaan vaksin gotong royong yang dilaksanakan oleh PT BIO Farma hanya dapat diselenggarakan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) milik masyarakat atau swasta yang sudah memenuhi syarat dan bukan tempat pelaksanaan vaksin prioritas pemerintah

Fasyankes

Perbedaan yang terakhir adalah, sesuai dengan aturan ketiga bahwa pelaksanaan vaksin gotong royong tidak boleh dilakukan pada tempat fasyankes pemerintah. 

Perlu diperhatikan bahwa biaya yang keluar untuk memantau kejadian pasca vaksinasi akan dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Baca Juga:Vaksin Pfizer: Kemanjuran Melawan Covid-19 hingga Efek Sampingnya

VAKSIN MANDIRI ATAU VAKSIN GOTONG ROYONG

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak