SuaraBali.id - Tempat wisata di Ubud Bali. Ubud terkenal dengan hutan hujan dan terasering padi yang mengelilingi kawasan Ubud yang menjadi salah satu lanskap Bali yang paling terkenal.
Alam Bali tampaknya memang dianugerahi dengan alam yang Indah dan tak akan ada habisnya untuk di jelajahi.
Ditambah dengan kultur masyarakat Bali yang masih kuat, memiliki kekuatan magis tersendiri menarik perhatian wisatawan dan membuat betah untuk menghabiskan waktu yang panjang berlibur di Bali.
Bagi anda yang saat ini tengah berlibur di kawasan Ubud, Suara.com telah merangkum beberapa tempat wisata alam maupun buatan, hingga wisata kuliner yang wajib dikunjungi ketika berada di Ubud, berikut listnya:
Baca Juga:Rumah Adat bali dan Bagian-bagian Ornamen yang Belum Banyak Orang Tahu
1. Pasar Seni Ubud (Ubud Art Market)
Ke Ubud belum lengkap rasanya tanpa berkunjung ke Pasar Seni, dan membeli buah tangan bagi kerabat maupun teman. Di pasar Ubud dijual berbagai oleh-oleh khas kebudayaan dan kesenian Bali seperti patung, anyaman, gantungan kunci, piring, keramik khas Bali, tas, topi hingga kerajinan perak ada di pasar ini dan tentunya masih banyak lagi oleh-oleh yang ditawarkan di pasar Seni, Ubud.
Pasar Seni, Ubud terletak di Jalan Raya Ubud No.35 - Ubud, Kecamatan, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Untuk menemukan pasar ini cukuplah mudah karena terletak di depan istana raja Ubud, yaitu Puri Saren Ubud. Sehingga hal ini lebih menguntungkan bagi travellers karena dapat mengunjungi dua tempat wisata sekaligus dalam satu waktu.
Pasar seni ini memiliki dua area utama yaitu sebelah barat yang merupakan pasar seni tradisional dimana banyak yang menjual barang dagang seni kerajinan.
Sedangkan di bagian timur, terdapat banyak pedagang sembako. Terlebihnya lagi Pasar Seni, Ubud buka setiap hari sejak pukul 04.00 hingga 18.00 WITA
Baca Juga:Ajik Krisna dari Pemilik Kerajaan Pusat Oleh-oleh Bali, Banting Stir Jadi Petani Kacang
2. Sawah Terasering, Tegalalang Ubud
Dikenal juga dengan nama Ceking Rice Terrace, terletak di Dusun Ceking, Kecamatan Tegalalang, Kabupaten Gianyar, Bali.
Sawahnya yang berundak-undak dan petak yang bertingkat rapi, terlihat seperti tangga dan dikelilingi oleh banyak pohon kelapa di sekelilingnya membuat pemandangan semakin asri.
Sawah terasering ini terletak tepat di pinggir jalan raya utama sehingga akan mudah ditemukan. Bagi pengunjung yang berkendara seperti menggunakan sepeda motor, dapat membayar tiket parkir dengan area parkir yang cukup luas.
Di sini anda dapat berswa foto dengan pemandangan sawah terasering, atau hanya sekedar duduk menikmati minuman hangat menghadap hamparan sawah terasering yang tentunya menambah suasana pedesaan.
Di sini juga terdapat wahana berupa ayunan atau swing yang menghadap ke sawah secara langsung. Hal lain yang dapat anda lakukan ketika mengunjungi Tegalalang anda dapat memilih paket seperti tracking, menyisiri sawah atau menanam padi.
3. Pura Tirta Empul Tampak Siring
Pura Tirta Empul merupakan salah satu pura yang masih aktif digunakan sebagai acara-acara atau ritual keagamaan.
Pura Tirta Empul merupakan sebuah pura peninggalan masa raja Mayadenawa, Di dalam pura ini terdapat air yang dianggap masyarakat Hindu dapat mensucikan dikenal dengan nama Tirta Empul yang berasal dari sungai Pakerisan.
Pura Tirta Empul terletak di Jl. Tirta, Manukaya, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali. Untuk masuk ke lokasi wisata ini, anda perlu menyiapkan kocek sebesar Rp 30.000 untuk pengunjung Dewasa dan Rp 25.000 untuk anak-anak.
4. Bukit Campuhan Ubud
Siapa yang tidak tahu dimana letak bukit yang kerap jadi spot foto instagramable satu ini, terdapat jalan setapak di bukit ini selain dijadikan tempat foto karena panorama yang cukup hijau juga cocok untuk melakukan jogging.
Bukit Campuhan terletak di Jl. Bangkiang Sidem, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Untuk menikmati pemandangan indah yang diberikan bukit Campuhan anda tak perlu mengeluarkan uang satu Rupiah pun, ditambah objek wisata yang buka selama 24 jam, asik kan?
Bali juga dikenal dengan surganya air terjun, terdapat banyak sekali wisata air terjun yang ada di berbagai daerah di Bali, salah satunya adalah air terjun Kanto Lampo yang terletak di Jl. Gunung Merbabu, Beng, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali.
Objek wisata air terjun ini buka sejak pukul 09.00 hingga 17.00 dan buka setiap hari.
Air terjun Kanto terbentuk akibat air irigasi yang digunakan untuk mengairi subak terletak di bagian hilir, setelah sekian lama terdapat beberapa saluran yang tersumbat dan akhirnya meluap, luapan inilah yang kemudian menjadi aliran air terjun Kanto Lampo kini dengan struktur bebatuan yang berundak.
Untuk mengunjungi air terjun Kanto anda perlu menuruni 500 anak tangga.
6. Objek Wisata Burung Kokoan di Petulu Ubud
Apabila anda senang berinteraksi atau melihat satwa secara jelas, Objek wisata burung bangau atau Kokoan dapat menjadi salah satu alternatifnya. Waktu yang tepat untuk melihat kawanan burung Kokoan anda dapat datang pada sore hari.
Untuk masuk ke objek wisata ini pengunjung tidak dikenakan tiket apapun alias gratis. Tempat ini juga dekat dengan monkey forest sehingga cukup recommended untuk daftar trip sekali jalan.
Untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata di kala pandemi saat ini, pastikan anda membaca aturan atau protokol kesehatan yang berlaku di tempat-tempat tersebut.
Kontributor : Kiki Oktaliani