Untuk memberikan nilai plus, jajanam ini harus dikemas semenarik mungkin agar dilirik orang dan menjadi makanan khas Bali yang di cari.
"Sehingga kita harus kreatif dalam mengemas, menjaga kerapian dan menjaga dari sisi kesehatannya," ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan, pihaknya akan melakukan penelitian agar ketahanan kualitas kaliadrem bisa bertahan lama, sehingga layak menjadi oleh-oleh khas Kota Denpasar khususnya. Dan pada akhirnya bisa menembus pasar Nasional.
Baca Juga:Wisata Bali: Menunggu Pintu Wisman Dibuka, Pulau Dewata Perlu Kembali Hidup