Umat Muslim di Dubai merayakan Idulfitri dengan hidangan mewah yang terdiri dari nasi berbumbu, pinenuts, dan potongan daging domba yang dibungkus dengan kue filo panggang keemasan. Hidangan ini disajikan dengan tambahan yoghurt.
10. Sanzi (Xinjiang)
Juga dikenal sebagai Sangza, camilan goreng ini populer dinikmati di Xinjiang (provinsi mayoritas Muslim di Cina) untuk acara Idulfitri dan perayaan lainnya. Terbuat dari tepung terigu, yang kemudian adonannya diregangkan, dipelintir, kemudian digoreng hingga berwarna cokelat keemasan, sehingga teksturnya ringan dan renyah.
11. Kabsa (Arab Saudi)
Baca Juga:Kumpulan Pantun Lebaran 2021 untuk Ucapan Idul Fitri 1442 H
Hidangan nasional Arab Saudi, kabsa adalah hidangan nasi hangat yang dibumbui dengan campuran rempah-rempah Arab, disajikan mewah dengan kaki domba yang direbus di atasnya, dan ditaburi segenggam kacang panggang.
12. Aseeda (Sudan)
Pangsit besar bergaya Arab, aseeda adalah segumpal adonan tepung terigu yang dimasak sebagai hidangan manis atau gurih. Hidangan eklektik ini bisa disajikan dengan madu dan mentega, atau bisa juga dinikmati dengan sup daging berbahan tomat atau kaldu ayam.
13. Baklava (Turki)
Memiliki kebiasaan menyajikan manisan pada hari pertama mereka di Idulfitri, juga dikenal sebagai 'eker Bayram' atau 'festival permen', baklava paling sering dinikmati oleh orang Turki pada hari spesial ini. Kue linting tangan yang manis ini terbuat dari lapisan filo dan kacang yang dihancurkan, dipanggang hingga keemasan sempurna, disiram dengan sirup atau madu, dan ditaburi taburan kacang tumbuk lainnya.