Itu sebabnya tendangan gawang oleh Vicente Guiata tidak langsung dilakukan agar Fofana dan Kouyate mengkonsumsi gel energi di pinggir lapangan.
Menurut situs olahraga Inggris Sky Sports, diyakini ini untuk pertama kalinya dalam sejarah Liga Primer ada pertandingan yang dihentikan sejenak agar pemain Muslim bisa berbuka.
Fofana juga berpuasa saat Leicester City menjamu West Brom pada Kamis (22/04).
Manajer Leicester City, Brendan Rodgers, mengungkapkan "ia sengaja mengganti Fofana setelah bermain selama satu jam agar ia bisa makan setelah seharian berpuasa".
Baca Juga:Pemain Liga Inggris Tetap Berpuasa Saat Berlaga: Allah Membantu Kami
"Pikiran saya memang bagaimananya menariknya dari lapangan, sehingga ia bisa makan di bangku cadangan...," kata Rodgers.
"Saya bekerja sama dengan banyak pemain yang taat beragama dan bagi mereka, agama memberi mereka kekuatan," katanya.
Dan Fofana juga berpuasa saat Leicester City menghadapi Southampton di lanjutan Liga Primer, hari Jumat (30/04).
Akun Twitter Alhamdhulillaah berkomentar hal-hal yang menyejukkan untuk disaksikan adalah melihat para pemain bola Muslim yang bermain cemerlang dan tetap menjalankan puasa Ramadan.
"Semoga Allah memberkahi mereka," kata akun ini.
Baca Juga:Andre Taulany Bersyukur Dapat Job Program Ramadhan di Saat Pandemi
Sebelumnya, aksi para pemain sepak bola di Turki yang berbuka puasa di tengah lapangan, saat pertandingan masih berlangsung, juga viral.
Di Twitter, video berbuka puasa di lapangan ini telah ditonton lebih dari lima juta kali.