Di Tengah Pandemi, Tradisi Mekotek Tetap Digelar, Peserta Dibatasi

"Kami tidak berani untuk tidak mengadakan. Karena ini berkaitan dengan keyakinan masyarakat Desa Adat Munggu bahwa tradisi Mekotek sebagai penolak bala...,"

Bangun Santoso
Minggu, 25 April 2021 | 08:49 WIB
Di Tengah Pandemi, Tradisi Mekotek Tetap Digelar, Peserta Dibatasi
Seorang pemuda berdiri di atas tongkat yang disatukan warga saat Tradisi Mekotek di Desa Munggu, Badung, Bali, Sabtu (5/1). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

SuaraBali.id - Tradisi mekotek yang diyakini sebagai upaya penolak bala di Hari Raya Kuningan, Sabtu (24/4) di Desa Adat Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung tetap dilaksanakan meskipun di tengah pandemi.

"Kami tidak berani untuk tidak mengadakan. Karena ini berkaitan dengan keyakinan masyarakat Desa Adat Munggu bahwa tradisi Mekotek sebagai penolak bala. Seperti 6 bulan yang lalu kami tetap melaksanakan dengan jumlah pengayah Mekotek yang sudah sangat jauh berkurang dibanding pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya," ujar Bendesa Adat Munggu, I Made Rai Sujana sebagaimana dilansir dari Beritabali.com.

Menurut dia, tradisi Mekotek pernah tidak dilaksanakan pada masa pemerintah kolonial Belanda karena saat itu, dikira akan melakukan pemberontakan oleh Belanda dengan menggunakan tombak. Selama tidak melaksanakan tradisi Mekotek saat itu, lanjutnya, masyarakat Desa Adat Munggu terserang wabah penyakit hingga banyak yang meninggal.

"Karena pernah terjadi demikian, sehingga kami tidak berani untuk meniadakan. Selama pandemi kami batasi peserta Mekoteknya, agar juga tidak melanggar surat edaran pemerintah tentang prokes," ujarnya.

Baca Juga:Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi Berpotensi Kurangi Produksi Beras 1.129 Ton

Sejak pelaksanaan Mekotek saat di Hari Raya Kuningan sebelumnya koordinasi selalu dilakukan dengan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Badung, Bupati Badung, Polres Badung, serta instansi terkait agar mendapatkan solusi terbaik dalam pelaksanaan Mekotek di masa Pandemi Covid-19 ini.

Melalui berbagai pertimbangan, akhirnya Desa Adat Munggu memutuskan tradisi Mekotek akhirnya hanya diikuti oleh pemuda pemudi di Desa Adat Munggu dari 12 banjar.

"Kami punya krama 1.130 KK dengan jumlah penduduk sekitar 4.000 jiwa. Setiap tradisi seluruh masyarakat Desa Adat Munggu akan mengikuti tradisi Mekotek. Tapi sejak 6 bulan lalu, hanya pemuda pemudi saja untuk sementara ngayah. Mungkin ada sekitar 200 orang," ucapnya.

Memang tetap diwanti-wanti oleh Satgas Penanganan Covid-19, Polres Badung dan lintas terkait agar tidak sampai menimbulkan kerumunan dalam pelaksanaan nantinya. Karena itu, selain pembatasan peserta yang akan melaksanakan tradisi Mekotek, masyarakat luar yang ingin menonton juga tidak diperbolehkan untuk sementara waktu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Karena situasi seperti ini kami belum bisa izinkan masyarakat luar untuk menonton. Kami bekerjasama dengan pecalang. Sepanjang Desa Adat Munggu kami tutup selama tradisi Mekotek berlangsung. Pelaksanaannya kurang lebih 2 jam mulai dari pukul 14.00 - 16.00 Wita," imbuh Sujana.

Baca Juga:Kembalikan Helm Hasil Curian, Warga Rusia Tak Ditahan Polisi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini