Bayi Lelaki Lahir Punya 3 Kelamin, 2 Dioperasi karena Posisi Tak Normal

Sesaat setelah dilahirkan, bayi mungil tersebut langsung menjalani operasi pengangkatan dua penis yang berukuran lebih kecil.

Pebriansyah Ariefana
Rabu, 14 April 2021 | 07:49 WIB
Bayi Lelaki Lahir Punya 3 Kelamin, 2 Dioperasi karena Posisi Tak Normal
Ilustrasi Bayi Prematur. (Shutterstock)

SuaraBali.id - Bayi lelaki lahir punya 3 kalamin. Kejadian ini bikin geger. Bayi lahir punya 3 penis itu pun dioperasi untuk dihilangkan 2 penis lainnya.

Sesaat setelah dilahirkan, bayi mungil tersebut langsung menjalani operasi pengangkatan dua penis yang berukuran lebih kecil. Sedangkan posisi penis yang dipertahankan masih berada di tempat normal yang seharusnya.

Bayi itu berasal dari Irak. Kelahiran dengan penis lebih dari 1 ini dikenal dengan istilah triphallia.

Menurut studi kasus yang diterbitkan Journal of Sugery Case Reportet pada November lalu, disebutkan anak dengan tiga penis itu kini dalam keadaan baik-baik saja, saat melakukan kunjungan lanjutan pasca-setahun operasi.

Baca Juga:Warga Temukan Bayi Dalam Kardus, Sempat Dikira Anak Tetangga Nangis Kencang

Mengutip Live Science, Selasa (13/4/2021), kondisi penis ekstra atau supernumerary adalah kondisi bawaan langka.

Menurut peneliti ini hanya terjadi 1 berbanding 5 juta hingga 6 juta kelahiran bayi di seluruh dunia.
Setiap anak yang lahir dalam kondisi ini, masing-masing berbeda. Namun untuk kasus anak yang di Irak, dua penis lainnya mengandung cairan ereksi yang disebut corpus cavernosum, yang akan membesar saat mendapatkan gairah.

Ada juga yang mengandung jaringan corpus cavernosum, yaitu saluran yang dilalui urin, atau tempat keluarnya air kencing. Namun ada satu di mana penis yag tidak memiliki lubang.

Ini mempermudah dokter untuk melakukan operasi pengangkatan, dan menjadi lebih sederhana.

Hingga kini, belum diketahui apa penyebab bayi lahir dengan kondisi penis esktra tersebut.

Baca Juga:Viral Bayi Baru Lahir Angkat Tangan Kayak Berdoa, Netizen: Kuasa Allah SWT

Namun Profesor Anatomi, Fakultas Kedokteran Universitas St. Louis, John Martin menduga adanya faktor keturunan, meski tidak berpengaruh signifikan.

Lantas, Martin dan teman-rekannya melakukan uji genetik untuk melihat apakah orang dengan kondisi serupa menurunkan pada anaknya.

Hasilnya mereka menemukan beberapa mutasi gen yang ikut terlibat dalam perkembangan pembentukan alat kelamin, namun belum diketahui sejauh mana pengaruhnya terhadap kelainan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini