facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Virus Corona B117 Sudah Masuk 6 Provinsi di Indonesia, di Mana Saja?

Pebriansyah Ariefana Selasa, 09 Maret 2021 | 06:35 WIB

Virus Corona B117 Sudah Masuk 6 Provinsi di Indonesia, di Mana Saja?
INFOGRAFIS: Gejala dan Cara Antisipasi Virus Corona B117

Sebanyak 6 warga terinfeksi virus corona mutasi dari Inggris itu.

SuaraBali.id - Virus corona B117 sudah masuk 6 provinsi di Indonesia. Sebanyak 6 warga terinfeksi virus corona mutasi dari Inggris itu.

Catatan ini update, Senin (8/3/2021) kemarin. Hal itu berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan awalnya ada dua kasus positif B117 di Indonesia hingga per 1 Maret 2021. Yaitu di Brebes, Jawa Tengah dan Karawang, Jawa Barat.

"Kemudian, saat ini jumlah kasus B117 yang sudah ditemukan bertambah empat kasus. Ini didapatkan dari hasil pemeriksaan whole genome sequenzing (WGS) yang dilaksanakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) bersama dengan 15 laboratorium lainnya di Indonesia yang juga melakukan pemeriksaan WGS," ujarnya saat memberikan pernyataan resmi virtual Kemenkes bertema "Penjelasan Kemenkes Terkait Mutasi Covid-19", Senin (8/3/2021) sore.

Empat kasus B117 ini ditemukan pada empat provinsi, yaitu Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Masuk Prioritas, Ribuan Purnawirawan TNI Ikut Vaksinasi Covid-19

Lebih lanjut Badia mengaku, empat kasus B117 mengalami gejala ringan dan sedang kemudian menjalani pengobatan dan tata laksana usai positif menjalani pemeriksaan PCR mereka positif.

Kemudian, mereka menjalani isolasi terpusat di tempat-tempat isolasi. Ada juga yang dirawat di rumah sakit (RS), tetapi dengan kondisi yang ringan sedang.

Dengan begitu, ia menegaskan, tak ada kondisi empat kasus yang membutuhkan perawatan di ICU.

"Empat kasus ini kini sudah sembuh dan dalam kondisi sehat," ujarnya.

Pemerintah juga telah melakukan pelacakan kasus dan hasilnya sampai saat ini tidak ada keluarga atau kontak erat yang memiliki gejala positif. Kendati demikian, pihaknya telah mengambil sampel empat kasus dan kini tengah dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Resmi! ASN Dilarang Bepergian Mulai 10 Sampai 14 Maret 2021

"Sebab, kita ketahui bahwa karakteristik dari varian B117 ini, yaitu virus ini lebih cepat menular, tetapi Organisasi Kesehatan Dunia PBB (WHO) yang belum mendapatkan laporan bukti bahwa tingkat keganasannya lebih tinggi. Ini sama seperti penelitian di negara lain ditemukan bahwa B117 lebih cepat menular, namun tidak lebih mematikan," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait