Pandemi Belum Reda, Virus Corona B117 Inggris Masuk RI

Virus tersebut masuk Indonesia sejak pertengahan Januari 2021.

Husna Rahmayunita
Rabu, 03 Maret 2021 | 14:06 WIB
Pandemi Belum Reda, Virus Corona B117 Inggris Masuk RI
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

SuaraBali.id - Di tengah penanganan pandemi Covid-19, warga kembali dikejutkan dengan temuan virus baru di Tanah Air.

Virus itu bernama virus corona B117 yang berasal dari Inggris. Virus corona B117 telah ditemukan di Karawang, Jawa Barat.

Berawal dari dua TKI yang pulang ke Indonesia pada 28 Januari 2021 lalu dan membawa virus corona B117 tersebut.

Adanya temuan virus corona B117 di Karawang telah dikonfirmasi oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Karawang, Fitra Hergyana.

Baca Juga:Bahaya! Virus Baru Dari Inggris Masuk Jawa Barat

Ridwan Kamil meminta agar warga tetap tenang dan meminta Universitas Padjajaran melakukan penelitian itu.

"Apakah sama perlakuan 3M dan 3T ini? kami mohon agar ada penelitian, sehingga kami selaku pengambil keputusan secara tepat bisa merespon dengan cara terukur," ujar Ridwan Kamil di RSP Unpad, Kota Bandung, Rabu (3/3/2021).

"Ikhtiar kita sesuaikan dan kita tingkatkan," ujar Ridwan Kamil.

Disebut-sebut, virus corona B117 masuk ke RI sejak pertengahan Januari 2021. Namun baru diumumkan awal Maret 2021.

Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono mengonfirmasi mutasi virus corona dari Inggris virus B117 masuk ke Indonesia.

Baca Juga:Virus Corona B117 Masuk Karawang Dibawa 2 TKI Arab Saudi

Terhitung 2 Maret 2021, Satgas Covid-19 mencatat sebanyak 1.341.314 orang Indonesia yang terinfeksi, sebanyak 153.074 masih dalam perawatan, 1.151.915 orang sembuh, dan 36.325 jiwa meninggal dunia.

Masuknya mutasi virus varian baru ini kemudian menimbulkan berbagai pertanyaan, termasuk apakah vaksinasi yang saat ini sedang dijalankan dapat efektif atau tidak.

Menurut Ahli Epidemiologi Griffith University, dr. Dicky Budiman, terkait vaksin yang telah diberikan, harus diadakan penelitian lebih lanjut atau riset untuk mengetahui efektivitasnya terhadap strain virus B117.

Riset tersebut juga digunakan untuk mengukur seberapa jauh pengaruh vaksin terhadap virus, karena kemungkinan tetap efektif, tetapi tidak sama seperti varian sebelumnya.

“Terkait vaksin, harus jujur kita akui harus lakukan riset terhadap strain baru ini. Apakah masih efektif atau tidak. Namun, kalau efektif, saya kira tetap ada, tetapi seberapa jauh pengaruhnya, itu harus diketahui melalui riset, “ ucap Dicky Budiman kepada Suara.com, (2/3/2021).

Kata Pakar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini