Dalam acara peresmian penggunaan endek itu juga diisi sejumlah testimoni dari berbagai kalangan yang disampaikan secara daring seperti halnya Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra yang mengajak kita semua untuk melestarikan budaya kain tenun endek Bali.
"Ini harus dibudayakan sebagai jati diri masyarakat Bali serta untuk mengupayakan kesejahteraan perajin. Dunia internasional sudah mengakui kain endek tradisional Bali sebagai hasil karya masyarakat Bali, mari kita jaga, kita lestarikan, kita berdayakan kain tenun endek Bali," ucapnya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho bersama kalangan perbankan dan OJK juga terus mendukung UMKM endek yang selama ini kesulitan berjualan di masa pandemi agar produknya dapat dibeli konsumen.
Dengan pemberlakuan SE No 04 Tahun 2021, diakuinya UMKM yang memproduksi endek yang menjadi binaan BI mengalami peningkatan penjualan.
Baca Juga:Jokowi Bolehkan Arak dan Tuak Bali Diproduksi dan Dijual
Sementara itu, Kepala OJK Regional 8 Bali-Nusra Giri Tribroto mengatakan dukungan penggunaan endek selain digunakan segenap jajarannya , juga sudah disiapkan sejumlah kegiatan bekerja sama dengan Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan Provinsi Bali dalam bentuk lomba, fashion show, termasuk pembuatan film pendek tenun asli Bali.
Kegiatan tersebut juga diisi testimoni dari perwakilan perajin endek, Kepala Kanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk, perwakilan kepala daerah dan pendidik dari SMAN 1 Amlapura, Karangasem. (Antara)