Kepala Sri Widayu Pecah Digetok LPG saat Lagi Masak, Kompor Masih Menyala

Sri Widayu dibantai dengan menggunakan tabung gas elpiji 3 kg.

Pebriansyah Ariefana
Kamis, 04 Februari 2021 | 08:32 WIB
Kepala Sri Widayu Pecah Digetok LPG saat Lagi Masak, Kompor Masih Menyala
Ilustrasi mayat..(DOK/Polsek Tarumajaya)

SuaraBali.id - Seorang pedagang keripik, Sri Widayu dibunuh di kamar kostnya dengan sadis. Jazad Sri Widayu ditemukan mengenaskan.

Sri Widayu tewas dekat Warung Jawa Barokah. Sri Widayu adalah perempuan 48 tahun yang berdagang kripik.

Sri Widayu dibantai dengan menggunakan tabung gas elpiji 3 kg. Pelaku diduga berjumlah dua orang, seorang pria dan wanita berkerudung.

Sumber mengatakan sebelum dibunuh, Sri Widayu dan dua pelaku sempat cekcok mulut di kamar kos.
Dugaan sementara masalah utang piutang. Ada indikasi dua pelaku menagih utang ke korban.

Baca Juga:Sri Widayu Dibantai Pakai LPG Kepala Pecah, Tewas Dekat Warung Jawa Barokah

Bahkan perihal utang piutang ini sempat didengar saksi tetangga kos korban, Nurbandri (40). Saksi mendengar dari kamar kos, seorang pelaku berteriak ke Sri Widayu dengan kata-kata "sudah empat bulan kamu".

Sri Widayu dibunuh karena utang di kamar kosnya di Jalan Bypass Ngurah Rai No. 438 sebelah warung Jawa Barokah Sanur, Selasa (2/2/2021) malam.

"Sepertinya korban ada masalah utang piutang dengan dua pelaku. Mungkin saat ditagih tidak bayar, dua pelaku marah dan memukul kepala korban dengan tabung gas elpiji ukuran 3 kg," bisik sumber.

Sri Widayu diduga dibunuh saat korban sedang memasak di dapur. Hal itu terlihat kompor gas di dapur sedang menyala.

Dalam peristiwa pembunuhan tersebut Sri Widayu mengalami luka di bagian kening kepala dan kepala belakang pecah akibat dibantai dengan tabung gas ukuran 3 kg.

Malam pascakejadian, tim Tim Inafis Polresta Denpasar tiba di TKP sekitar pukul 23.30 WITA. Petugas langsung melaksanakan olah TKP mengecek kondisi korban.

Baca Juga:Sri Widayu Tewas Bersimbah Darah di Kost, Ada Wanita Berjilbab Ngancir

Sementara itu, suami Sri Widayu, Suwarno mengatakan korban baik baik saja dan tidak ada masalah dengan siapa pun.

Tapi Suwarno mengaku sedih masih ada orang yang tega membunuh korban.

"Selama ini baik baik saja, temannya banyak. Tapi kok sampai begitu saya juga tidak ngerti," herannya, Rabu (3/2/2021) di lokasi kejadian.

Dia pun mengatakan akan membawa jenazah korban ke Banyuwangi, Jawa Timur untuk dikuburkan selayaknya. Ia juga berharap agar pelaku cepat tertangkap.

"Mudah-mudahan pelaku cepat ditangkap," pintanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini