alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

COVID-19 yang Melonjak di Denpasar Bali, Per hari 91 Kasus Positif

RR Ukirsari Manggalani Kamis, 14 Januari 2021 | 07:50 WIB

COVID-19 yang Melonjak di Denpasar Bali, Per hari 91 Kasus Positif
Ilustrasi Covid-19. (Pixabay/geralt)

Tren menaik kasus positif disebabkan mobilitas. Itu sebabnya diimbau agar warga tidak pulang kampung.

SuaraBali.id - Satgas Penanganan COVID-19 Kota Denpasar pada Rabu (13/1/2021) mencatat penambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 91 orang. Sementara angka kesembuhan harian masih belum menunjukan peningkatan signifikan. Yaitu tercatat sembuh 41 orang, dan dua pasien meninggal.

Dikutip dari BeritaBali.com, jaringan SuaraBali.id, angka ini disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, pada Rabu (13/1/2021).

Terkait kasus meninggal dunia, pasien adalah seorang laki-laki usia 67 tahun dengan status domisili di Desa Sanur Kaja. Pasien dinyatakan positif COVID-19 pada 22 Desember 2020 dan dinyatakan meninggal dunia pada 13 Januari 2021.

Satu lagi adalah berjenis kelamin perempuan usia 34 tahun dengan status domisili di Desa Dauh Puri Kaja. Pasien dinyatakan positif COVID-19 pada 8 Januari 2021 dan dinyatakan meninggal dunia pada 13 Januari 2021.

Baca Juga: Mabuk, Warga Asing Wafat dalam Laka Lantas Tunggal di Denpasar Bali

"Jangan lengah, titik-titik lengah telah menyebabkan tingkat kasus COVID-19 di Denpasar meningkat drastis, tanpa disadari peningkatan ini jauh berbahaya dari rata-rata angka COVID-19 pada 2020," jelas I Dewa Gede Rai.

Berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.

Karenanya bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas COVID-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir camat setempat.

Adapun pelaksanaannya adalah menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan kendaran atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Dalam kesempatan yang sama, I Dewa Rai mengajak masyarakat untuk mengurangi mobilitas.

Baca Juga: Distribusi Vaksin Covid-19, Denpasar Dapat Jatah 24.280 Vial

"Mohon kepada masyarakat untuk mengurangi mobilitas, hindari pulang kampung dan lakukan prokes secara ketat. Hal ini mengingat angka kesembuhan menurun, tingkat hunian isolasi dan ICU yang terus meningkat berpengaruh kepada kesediaan ruang rawat," jelasnya.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat COVID-19, I Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 5.533 kasus, angka kesembuhan pasien COVID-19 di Kota Denpasar mencapai angka 4.877 orang (88,14 persen), meninggal dunia 119 orang (2,15 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 537 orang (9,71 persen).

Melihat perkembangan kasus ini, I Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan COVID-19 tidak semakin meluas.

"Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan)," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait