Kasus Positif COVID-19 di Poltrada Bali Mencapai 238 Orang

Mahasiswa melakukan pengenalan kampus dan mengikuti tes cepat dan tes usap. Saat ini dilakukan isolasi.

RR Ukirsari Manggalani
Jum'at, 04 Desember 2020 | 07:05 WIB
Kasus Positif COVID-19 di Poltrada Bali Mencapai 238 Orang
Konferensi pers situasi penanganan COVID-19 terkini di Tabanan, berlangsung di kantor Bupati Tabanan [Berita Bali/Ist].

SuaraBali.id - Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) yang berlokasi di Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Bali, positif Coviv-19. Jumlahnya 238 orang dan tengah menjalani isolasi di asrama kampus.

Dikutip dari BeritaBali.com, mitra SuaraBali.com, keterangan diberikan Sekretaris Percepatan Penanganan COVID-19, I Gede Susila dalam rilis pers di kantor Bupati Tabanan, Kamis (3/12/2020).

Poltrada, perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian Perhubungan itu totalnya memiliki 311 mahasiswa, dan 238 di antaranya positif COVID-19. Terdiri dari 75 perempuan dan 163 laki-laki.

Direktur Poltrada Bali, Bambang Wijanarko, menyampaikan kronologis kasus positif COVID-19 dari siswa di Poltrada.

Baca Juga:Antisipasi Kapasitas RS Penuh, Pemkab Bantul Buat Shelter Isolasi di Desa

Saat itu belum ada pelajaran di kampus dan untuk pertama kalinya Poltrada menerima siswa dari seluruh wilayah Tanah Air. Mahasiswa dipanggil untuk pengenalan kampus dan sebelum pulang dilakukan tes cepat.

"Dari tes ada beberapa yang positif," jelas Bambang Wijanarko.

Sesudahnya pihak kampus juga melakukan tes usap kepada semua mahasiswa dan pegawai yang memiliki kontak dekat di Poltrada.

"Siswa kami di Poltrada, mulai masuk 11 November 2020 tidak boleh keluar sama sekali dari lingkungan kampus, orangtua hanya diperkenankan mengantar sampai di gerbang, dan kegiatan perkuliahan dilakukan secara virtual," tandasnya.

Pihaknya juga menegaskan telah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan terkait situasi ini. Tes usap seluruh mahasiswa telah dilakukan dua kali dan semuanya telah diisolasi di lingkungan kampus.

Baca Juga:Lonjakan Kasus Positif COVID-19 di Kalangan PNS Kepri Terjadi Karena Ini

"Tes usap (swab) yang ketiga kami rencanakan Sabtu, 5 Desember 2020," jelas Bambang Wijanarko.

Sementara Sekretaris Percepatan Penanganan COVID-19, I Gede Susila juga menyebutkan pentingnya 3T yakni, Testing (Pemeriksaan) Tracing (Pelacakan) dan Treatment (pengobatan) yang dilakukan.

"Ini sudah menjadi amanat, pelaksanaan 3T secara masif dilakukan pusat maupun provinsi. Dari 10 provinsi yang menjadi prioritas untuk dilaksanakan, salah satunya adalah Bali," paparnya.

Penerapan 3T bertujuan memutuskan penyebaran COVID-19, karena itu dilalukan secara masif. Tabanan sendiri dibantu oleh relawan untuk melakukan 3T di masyarakat.

"Dulu kita cuma melakukan 3T kepada orang yang bergejala, namun sekarang akan dilakukan pada yang bergejala maupun tidak. Untuk itu, kami lihat data di Tabanan, yang banyak sekarang tinggal di tempat isolasi integrasi, dan banyak tanpa gejala. Dari jumlah kasus di Tabanan itu banyak yang tanpa gejala," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini