alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Geger! Juminah Tewas di Kamar Mandi, Mulut Keluarkan Darah

Bangun Santoso Rabu, 25 November 2020 | 07:06 WIB

Geger! Juminah Tewas di Kamar Mandi, Mulut Keluarkan Darah
Ilustrasi mayat, korban pembunuhan, mayat perempuan (shutterstock)

Juminah diketahui bekerja sebagai asisten rumah tangga selama dua tahun terakhir di Denpasar

SuaraBali.id - Warga di kawasan Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan pada Selasa (24/11/2020) digegerkan dengan meninggalnya salah seorang warga bernama Juminah (49) yang merupakan seorang asisten rumah tangga atau ART.

Juminah meninggal di samping kloset tempatnya bekerja di sebuah pertokoan di Jalan Raya Sesetan. Diduga, ia tewas karena sakit paru-paru.

"Dia ini asisten rumah tangga. Dia sempat muntah darah di kamar mandi karena sakit paru-paru," ujar Kepala Lingkungan Banjar Tengah Gede, Hendra Tirtana di lokasi kejadian, sebagaimana dilansir Beritabali.com (jaringan Suara.com).

Hendra juga menyebutkan bahwa korban sempat check up di rumah sakit karena penyakitnya tersebut. Sedangkan Juminah diduga meninggal sejak dini hari di lantai kamar mandi toko tempatnya bekerja.

Baca Juga: Kasus Anjuran Seks Bebas Pakai Kondom, Pelapor AWK 5 Jam Diperiksa Polisi

"Dugaannya sudah meninggal sejak dini hari," katanya.

Sementara itu, kejadian ini kali pertama diketahui oleh Yulia (31). Sekitar pukul 06.00 WITA saksi hendak masuk kamar mandi dan kaget melihat Juminah dalam posisi duduk terbujur kaku dekat kloset.

Bahkan dari mulutnya mengeluarkan darah. Saksi lalu mengecek dan korban sudah tidak bernafas lagi. Ia lalu menghubungi BPBD untuk memberi pertolongan kepada korban.

Sementara itu, Juminah diketahui berasal dari Wonoagung Timur, Tirtoyudo, Malang, Jawa Timur, dan sudah bekerja sebagai ART sejak 2 tahun lalu.

Terpisah, Koordinator Ambulans BPBD kota Denpasar Dewa Mahendra menerangkan jika pihaknya telah menerima laporan meninggalnya korban bernama JM.

Baca Juga: Miris! Kakak Asyik Main TikTok Tak Sadar Adik Tewas Tenggelam di Kolam

"Kami sudah melakukan evakuasi dari kamar mandi dan langsung membawa ke RSUP Sanglah Denpasar," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait