Fenomena Hujan Es di Bali, Ini Penjelasan BMKG

Tidak ada pengaruh kawasan tertentu bisa mengalami hujas es

Husna Rahmayunita
Senin, 23 November 2020 | 17:24 WIB
Fenomena Hujan Es di Bali, Ini Penjelasan BMKG
Hujan es hingga sebesar bola ping-pong. [shutterstock]

SuaraBali.id - Hujan es yang hebohkan warganet disebut-sebut terjadi di sebuah desa di Bali, fenomena tersebut sempat direkam oleh warga dan akhirnya viral di media sosial.

Kepala BMKG Denpasar, Iman Faturrahman membenarkan fenomena itu terjadi di Desa Tista, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali, Senin (23/11/2020).

"Fenomena alam, hujan yang menyerupai butiran es di Desa Tista, ini sudah kali kedua terjadi pada pekan ini, sebelumnya di Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung pada Kamis (19/11/2020), " katanya saat dihubungi SuaraBali.id, Senin (23/11/2020).

Ia menjelaskan tidak ada pengaruh kawasan tertentu bisa mengalami hujas es. Menurutnya, Badung merupakan kawasan Pantai sedangkan Buleleng di tidak ada pantai, tapi mengalami hujas es lokal.

Baca Juga:Prakiraan Cuaca DKI Jakarta: Siang Jaksel, Jaktim, dan Jakbar Hujan Sedang

 "Bukan pengaruh berada di dataran tinggi atau pantai, karena hujan es bisa terjadi di mana saja disebabkan oleh adanya awan kumulonimbus yang mengalami minus yang tinggi yang biasanya terjadi disertai hujan lebat," jelasnya.

Sementara saat disinggung perkiraan akan terjadinya hujan es lagi pada November, Faturrahman menuturkan pihaknya belum bisa memprediksi fenomena tersebut, namun melihat polanya, hujan es turun saat hujan lebat. 

"Pihak BMKG Denpasar mengimbau pada masyarakat agar tidak mengendarai kendaraan apalagi keluar rumah saat hujan lebat, pasalnya jika tetap keluar atau jalan saat hujan lebat khususnya yang disertai hujan es, hal itu dapat melukai mata, merusak hingga membuat kaca mobil retak," jelasnya.

Hujan es di Buleleng, Bali (ist)
Hujan es di Buleleng, Bali (ist)

Ia mengimbau agar pengendara motor mencari lokasi berteduh dan tidak memaksakan diri mengendarai sepeda motor karena angin, hujan lebat bisa berpotensi hujan es.

"Sedangkan untuk mobil juga sebaiknya tidak memaksakan jalan, karena bisa kecelakaan karena kaca mobil yang terkena angin dna hujan es biaa retak hingga pecah," ujarnya.

Baca Juga:Peringatan BMKG Potensi Cuaca Ekstrem Indonesia: Petir hingga Hujan Es

Menanggapi kehebohan warganet yang mengomentari video viral hujas es karena fenomena tertentu, Faturrahman menuturkan hujan es hanya fenomena biasa di Indonesia.

"Indonesia menjadi negara dengan ragam cuaca yang cukup bervariasi, perputaran bumi yang mengeliling matahari saat ini bahkan membuat Indonesia khususnya di beberapa kota sangat panas dan sumuk. Lalu hujan lebat yang tidak menentu hingga berpotensi hujan es yang kini beberapa kali terjadi, tidak perlu panik tapi hanya waspada dengan mengikuti imbauan BMKG teehadap cuaca buruk," tutupnya.

Kontributor : Silfa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini