Indeks Terpopuler News Lifestyle

Wisata Kembali Dibuka, Puluhan Penerbangan Tiba di Bali

M Nurhadi Jum'at, 31 Juli 2020 | 18:49 WIB

Wisata Kembali Dibuka, Puluhan Penerbangan Tiba di Bali
Bandara I Gusti Ngurah Rai (bali-airport.com)

Target jumlah kita abaikan dulu. Yang jelas, pada awal dibukanya pintu masuk Bali bagi wisatawan domestik, terlebih dahulu kita akan memantau dan melakukan evaluasi, ujar Cok Ace.

SuaraBali.id - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) bersama sejumlah pimpinan asosiasi pariwisata, Lanud serta otoritas bandara secara resmi membuka kembali pintu wisata Bali.

Hal ini secara simbolik dilaksanakan dengan sambutan kedatangan wisatawan nusantara (wisnu) di terminal kedatangan domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Jumat (31/7/2020). 

Penyambutan terhadap kedatangan 84 orang wisatawan domestik yang merupakan penumpang pesawat GA 402 dari Jakarta itu ditandai dengan pemberian kalungan bunga dan ucapan selamat datang oleh Wagub Cok Ace. 

Wagub Cok Ace yang didampingi Kadisparda Bali I Putu Astawa menyampaikan, gelaran ini merupakan wujud apresiasi kepada pelancong yang tiba tepat saat Bali secara resmi mulai dibuka untuk wisatawan domestik.

Berdasarkan informasi dari pihak otoritas bandara, beberapa hari terakhir telah terjadi peningkatan intensitas penerbangan.

“Sebelumnya sempat anjlok, bahkan pernah hanya 5 penerbangan dalam sehari. Namun beberapa hari terakhir terus bertambah. Kemarin 67 dan hari ini dijadwalkan ada 60 penerbangan,” ujarnya kepada Berita Bali (jaringan Suara.com).

Ia berpendapat, geliat pariwisata di jalur udara ini jadi awal yang baik bagi kebangkitan pariwisata yang terpuruk di tengah pandemi Covid-19.  Pada awal dibukanya Bali untuk ‘wisnu’, Cok Ace belum memasang target jumlah kunjungan wisatawan. 

“Target jumlah kita abaikan dulu. Yang jelas, pada awal dibukanya pintu masuk Bali bagi wisatawan domestik, terlebih dahulu kita akan memantau dan melakukan evaluasi,” ujarnya melalui Humas Pemprov Bali.

Dalam fase ini, pihaknya akan berusaha menanamkan kepercayaan wisatawan terhadap Bali sebagai sebuah destinasi yang nyaman dan aman.

“Kita mengharapkan banyak saran dan masukan dari wisatawan yang berkunjung. Itu yang akan kita jadikan dasar untuk terus berbenah,” terang Guru Besar ISI Denpasar ini.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait