Indeks Terpopuler News Lifestyle

Puluhan Mesin Traktor Curian di Bali Dijual ke Petani dan Nelayan

Husna Rahmayunita Rabu, 29 Juli 2020 | 07:50 WIB

Puluhan Mesin Traktor Curian di Bali Dijual ke Petani dan Nelayan
Konferensi pers penangkapan tiga pelaku pencurian mesin traktor di Bali, Selasa (28/7). (Antara)

Polisi mengamankan ketiganya setelah beraksi di lima kabupaten/kota di Bali.

SuaraBali.id - Polres Badung berhasil meringkus komplotan pencuri mesin traktor pada Rabu (23/7/2020.). Para pelaku menjual barang curian ke petani dan nelayan di Jawa dengan harga jutaan.

Ketiga tersangka masing-masing berinisial AN (28), AH (38) dan AB (43) merupakan pencuri lintas provinsi.

Polisi mengamankan ketiganya setelah beraksi di lima kabupaten/kota di Bali. Hal itu disampaikan oleh Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi, Selasa (28/7

"Para tersangka melakukan pencurian traktor di wilayah Badung, Gianyar, Tabanan, Klungkung, dan Jembrana. Dengan jumlah barang bukti berupa 10 mesin traktor dan kerugian mencapai Rp15 juta," kata Roby seperti dikutip dari Antara.

Roby menjelaskan sebelum melakukan pencurian, ketiga pelaku telah melakukan survei di wilayah sekitar TKP dan menargetkan traktor yang ingin dicuri.

Para pelaku berangkat dari tempat tinggalnya menuju persawahan Aban Abiansemal, Badung Pada Jumat (17/7), sekitar pukul 01.00 WITA.

Selanjutnya, traktor yang sudah ditargetkan tersebut, dimasukkan ke dalam mobil yang dikendarai pelaku AH.

Barang curian itu lalu dibawa ke tempat tinggal para pelaku yang beralamat di Kramas, Kabupaten Gianyar.

"Mobil yang digunakan para pelaku itu, sering digunakan menuju Jawa (Desa Kraksan, Probolingo, Jatim) dengan tujuan untuk menjual dua mesin traktor yang telah dicuri," ujar Roby.

"Pada Sabtu (18/7), para pelaku tiba di Desa Kraksan, Probolingo dan menjual dua mesin traktor seharga Rp 6 juta dan Rp 1,5 juta," sambungnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait