Indeks Terpopuler News Lifestyle

Ada Musisi Bali Remehkan Covid-19, Hotman Paris Beri Sentilan Menohok

Husna Rahmayunita Selasa, 28 Juli 2020 | 10:57 WIB

Ada Musisi Bali Remehkan Covid-19, Hotman Paris Beri Sentilan Menohok
Hotman Paris Hutapea. (Suara.com/Iqbal Asaputro)

"Ini sangat membahayakan bagi masyarakat khususnya yang berpendidikan rendah seolah-olah corona itu bukan ancaman," kata Hotman.

SuaraBali.id - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea melayangkan sindiran pedas kepada seorang musisi di Bali yang disebutnya tidak mempercayai bahaya Covid-19 dan menganggap virus tersebut hanya konspirasi.

Tanpa mengungkap identitas pastinya, Hotman Paris tampak menunjukkan ketidaksetujuannya dengan pendapat sang musisi.

Terlebih belum lama ini, orang yang dimaksud mengumpulkan massa tanpa menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Melihat kejadian itu, Hotman Paris mengimbau petinggi di Bali untuk menindak musisi tersebut lantaran dianggap memicu kegaduhan.

Pernyataan tersebut disampaikan Hotman Paris melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Selasa (28/7/2020).

"Imbauan kepada bapak Kapolda dan Gubernur Bali, atas adanya seorang pemain musik di Bali yang terang-terangan mengumpulkan masa, terang-terangan di akunnya, di media sosial tidak percaya bahwa corona merupakan suatu ancaman. Bahkan ia mengatakan corona itu merupakan konspirasi," kata Hotman Paris seperti dikutip bali.suara.com.

Pengacara kelahiran Sumatera Utara tersebut menilai pandangan sang musisi terkait Covid-19 dapat mempengaruhi pola pikir warga.

"Ini sangat membahayakan bagi masyarakat khususnya yang berpendidikan rendah seolah-olah corona itu bukan ancaman," sambungnya.

Hotman Paris sentil musisi di Bali yang tak percaya Covid-19. (Instgram/@hotmanparisofficial)
Hotman Paris sentil musisi di Bali yang tak percaya Covid-19. (Instgram/@hotmanparisofficial)

Untuk itu, Hotman Paris meminta petinggi di Bali memberikan teguran kepada sang musisi. Sebab, menurutnya ancaman Covid-19 begitu nyata, dibuktikan dengan banyaknya korban yang meninggal dunia akibat virus tersebut.

"Tolong bapak gubernur dan kapolda bawa orang ini ke kuburan orang-orang yang meninggal akibat corona. Tunjukkan sudah berapa banyak orang meninggal, tunjukkan anggota keluarga kita bisa meninggalkan kalau kita tidak mentaati protokol kesehatan," ujar Hotman Paris, memungkasi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait