- Warga Bali memprotes aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan malam hari karena asapnya mengganggu kenyamanan serta waktu istirahat warga.
- Paparan asap pembakaran sampah mengandung bahan kimia berbahaya yang memicu gangguan pernapasan, penyakit paru-paru, hingga risiko kanker serius.
- Residu logam beracun dari pembakaran sampah dapat mencemari lingkungan serta memicu gangguan kesehatan jangka panjang termasuk kerusakan otak.
Partikel – partikel tersebut dapat menembus langsung ke dalam paru-paru dan menimbulkan kerusakan.
Asap pembakaran sampah yang terus menerus terhirup hidung itu dapat meningkatkan Risiko penyakit paru-paru, gangguan sistem saraf, serangan jantung dan beberapa jenis kanker.
3. Kerusakan Otak
Pembakaran sampah juga akan menghasilkan residu abu yang mengandung logam beracun.
Abu tersebut akan terkubur di tanah, dan terserap oleh tanaman sayuran atau buah di sekitarnya.
Akibatnya, manusia akan itu terpapar jika mengonsumsi sayuran dan buah tersebut.
Makanan ini kemudian bisa memengaruhi Kesehatan manusia jika dikonsumsi dalam jangka Panjang, seperti kerusakan ginjal hingga otak.
4. Bahaya untuk Ibu Hamil
Kandungan dioksin pada jenis sampah plastik bersifat karsinogenik dan dapat mengganggu sistem hormon dalam tubuh.
Baca Juga: Warga Bali Bakar Sampah Terancam Pidana, Bagaimana Cara Olah Sampah yang Benar?
Racun tersebut dapat menumpuk didalam jaringan lemak dan diserap oleh plasenta janin pada ibu hamil.
Itulah beberapa bahaya membakar sampah untuk Kesehatan. Hentikan kebiasaan buruk tersebut dan beralih ke cara yang lebih aman.
Perlakukan sampah dengan baik, agar Kesehatan anda juga dijaga dengan baik oleh semesta.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Kembalinya Harta Karun Sasak, Kain Tenun Berusia Seabad Lebih
-
BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Bukti Nyata Dukung Olahraga Nasional
-
Kakak Adik Asal Bangli Jadi Korban KMP Virgo Transport 8
-
Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo
-
Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok