- Warga lokal di Bali sering membakar sampah di pinggir jalan, yang memicu polusi udara dan kerusakan lingkungan sekitar.
- Seorang WNA bernama Gary merekam aktivitas pembakaran sampah di area Teba Modern saat sedang berolahraga pagi di Bali.
- Video viral tersebut menuai keluhan warganet mengenai maraknya pembakaran sampah di berbagai wilayah yang mengancam kebersihan lingkungan pariwisata.
SuaraBali.id - Pemandangan sampah menumpuk di pinggir jalan di Bali sudah menjadi hal wajar.
Bahkan, kini menjadi tradisi warga setempat untuk membuang sampah sembarangan.
Tradisi yang sulit untuk dihentikan itu justru kini diperparah dengan adanya pembakaran sampah yang mengakibatkan polusi udara.
Beberapa waktu yang lalu, viral sebuah video yang direkam oleh seorang Warga Negara Asing (WNA).
WNA ini tengah menikmati suasana pagi hari di lingkungan Bali dengan jogging. Namun, olahraga pagi harinya itu terganggu begitu saja, ketika melihat adanya kegiatan warga sekitar yang membakar sampah.
“Pagi – pagi main bakar pak?,” tanya WNA bernama Gary tersebut.
“Okey, yes, burning trash so it’s clean,” jawab warga.
Tak hanya melihat di satu titik saja. Gary menelusuri jalanan dan menemukan kembali adanya aktivitas membakar sampah.
“One of the real issues here is that people just burn..” seru Gary.
Baca Juga: Bakar Sampah di Bali Bisa Dipidana? Simak Penjelasan Lengkap Gubernur Koster
Gary menyebut bahwa aktivitas membakar sampah yang kini menjadi tradisi pagi hari dapat merusak alam.
Ia menemukan sebuah tempat pembuangan besar yang diberi nama “Teba Modern”.
Gary mengaku bingung, karena tempat tersebut justru dijadikan sebagai tempat pembakaran sampah.
“Namanya Teba Modern, I don’t think this is a Teba Modern. This Is burning of trash"
Menurut informasi dari warga setempat, mereka disediakan Teba Modern oleh Pemerintah Desa dan di setiap desa disediakan sebanyak satu.
“Just this morning, from this morning’s run, 11km. we have seen four main fires on the road. You sort of see plastic bags, I think they have been burning everyday, pretty much nothing left,” ujar Gary.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Restoran Fine Dining di Ubud yang Cocok Buat Anniversary
-
Siswa SD di Sumbawa Tulis Surat Haru untuk Prabowo: Kapan Ada MBG di Sekolah Kami
-
Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
-
Libur Sekolah Tiba! Kemenpar Rekomendasikan Wisata Akuarium untuk Keluarga, Ini Daftar Destinasinya
-
Bongkar 'Dana Gelap' Oknum Jaksa, Pengacara Subhan: Kami Punya Bukti Transfernya!