- Pegawai Pemerintah Kota Mataram mulai menggunakan sepeda sebagai transportasi berangkat kerja untuk meningkatkan efisiensi waktu dan kesehatan.
- Penggunaan sepeda sistem sewa dipilih karena hemat biaya serta dianggap praktis untuk menempuh jarak di bawah lima kilometer.
- Pejabat tetap menggunakan kendaraan dinas untuk menunjang mobilitas pekerjaan jarak jauh saat melakukan pemantauan atau menghadiri rapat penting.
Namun penggunaan kendaraan dinas ini benar dikurangi dan hanya digunakan ketika jarak tempuh cukup jauh.
“Misalnya kita pergi monitor. Terus kalau ada rapat di DPRD Kota Mataram yang jaraknya juga cukup jauh,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. Emirald Isfihan mengatakan penggunaan sepeda ini sebagai salah satu cara mendukung program pemerintah pusat.
“Apapun itu kebijakan dari pemerintah tentu pemerintah mempunyai dasar yang kuat untuk menetapkan kebijakan itu,” katanya Selasa (7/4/2026).
Sepeda yang digunakan untuk berkantor merupakan milik pribadinya. Lengkap dengan berbagai atribut keselamatan berkendara seperti helm.
Penggunaan sepeda ini juga sangat baik bagi kesehatan. Apalagi dengan pengaturan jarak ini juga tidak menjadi persoalan jika pegawai menggunakan sepeda ke tempat kerja.
“Karena memang mengharapkan pemerintah seperti ini untuk mensosialisasikan ke masyarakat dan ASN tentunya sesuai dengan kebijakan. Artinya dari sisi kesehatan kurang dari 5 km dan tentunya menjadi gerakan bersama untuk memulai aktivitas secara fisik,” tegasnya.
Dengan gerakan yang dilakukan ini, ia mengaku ingin memberikan contoh kepada para pegawainya.
Kendati demikian, Dinas Kesehatan Kota Mataram menunggu aturan resmi sebagai acuan.
Baca Juga: Perang Iran-AS Bikin Harga Plastik di Pasar Lokal Mataram Melonjak Tajam
“Nanti kita bisa teruskan aturan itu kepada jajaran kami. Yang jelas kami berikan contoh dulu,” pungkasnya.
Kontributor Buniamin
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Tuan Guru Jadi Tersangka Kasus Pembakaran Santri, Rieke: Jangan Berhenti di Penjara
-
Apa Itu Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut? Siap Dibangun di Nusa Penida Bali
-
BRI Hadirkan ORI030, Investasi Aman dengan Kupon Hingga 7,00% per Tahun
-
Dari Pala Menjadi Nilai Tambah, Program AURA BRI Peduli Berdayakan Perempuan Bogor
-
5 Daya Tarik Utama Wisatawan Asing Berlibur di Indonesia