- Polda Bali mencatat 80 kasus curanmor dalam kurang dari sebulan, mayoritas disebabkan kelalaian meninggalkan kunci kendaraan.
- Kombes Pol I Gede Adhi Mulyawarman menyebut modus kunci tertinggal meningkat menjelang akhir 2025 dan awal 2026.
- Wilayah hukum Polresta Denpasar menjadi area paling rawan curanmor, dengan beberapa pelaku merupakan jaringan luar Bali.
SuaraBali.id - Kepolisian Daerah (Polda) Bali mencatat 80 kasus curanmor hanya dalam waktu kurang dari sebulan.
Modus yang menyebabkan tingginya angka curanmor di Bali itu disebut karena kunci kendaraan yang masih tercantol di kendaraan.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombes Pol I Gede Adhi Mulyawarman menyebut tren modus tersebut meningkat menjelang akhir tahun 2025 lalu.
Tren itu kemudian berlanjut menjadi modus curanmor terbesar di awal tahun ini.
“Jadi khusus untuk kategori curanmor yang di Bali ini memang ada peningkatan, tetapi untuk modus operandi itu sebagian besar adalah kunci yang nyantol di kendaraan,” kata Adhi dalam konferensi pers di Mapolda Bali, Selasa (24/2/2026).
“Memang untuk di akhir-akhir tahun itu terjadi peningkatan dengan modus operandi pengemudi lalai meninggalkan kuncinya tetap nyantol di sepeda motor,” tambah dia.
Selama pelaksanaan Operasi Sikat Agung itu, Polda Bali mencatat 80 kasus curanmor. Dari jumlah tersebut, polisi mengamankan 77 unit kendaraan roda dua.
Adhi menyebut wilayah hukum Polresta Denpasar menjadi titik paling rawan kejahatan curanmor.
Kawasan yang meliputi Denpasar Timur, Denpasar Barat, Denpasar Selatan, hingga Kuta dan Kuta Selatan kerap menjadi sasaran pelaku curanmor.
Baca Juga: Hujan 3 Hari Bali Belum Usai: Daerah Mana yang Diprediksi BMKG Bakal Terendam Lagi?
Bahkan, dia menyebut jika beberapa pelaku yang diamankan merupakan jaringan curanmor yang biasa beroperasi di luar Bali.
“Dalam pengungkapan perkara-perkara pada kesempatan ini memang ada beberapa jaringan dari luar, serta juga ada spontanitas,” tuturnya.
Selain kasus curanmor, Polda Bali juga mencatat adanya 74 kasus pencurian dengan pemberatan dan 12 kasus pencurian dengan kekerasan.
Dari kasus-kasus tersebut, polisi mengamankan 181 tersangka, termasuk dengan 89 tersangka kasus curanmor.
Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya mengimbau masyarakat agar tetap waspada dengan potensi kejahatan di sekitar.
Dia mengingatkan agar tidak lengah untuk meninggalkan kunci kendaraan untuk mengurangi kesempatan pelaku kejahatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Pertama Kali Berangkat dari Stasiun Gambir? Ini 7 Hal yang Sering Buat Bingung dan Jawabannya
-
Implementasikan POJK Baru, BRI Perbarui Klasifikasi Status Rekening Nasabah
-
5 Pesan Presiden Prabowo untuk Warga NTB
-
Tuan Guru Jadi Tersangka Kasus Pembakaran Santri, Rieke: Jangan Berhenti di Penjara
-
Apa Itu Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut? Siap Dibangun di Nusa Penida Bali