- Bab 4 Kurikulum Merdeka Kelas V membahas kemampuan Kecerdasan Artifisial (KA) dalam melakukan klasifikasi seperti manusia.
- KA memerlukan banyak data contoh agar dapat belajar mengenali pola untuk melakukan tugas klasifikasi dengan benar.
- Sebuah objek dapat masuk ke dalam banyak kelompok berbeda, tergantung pada aturan pengelompokan yang ditetapkan.
b. SALAH
Jawaban: b. SALAH
Alasan: Ini adalah miskonsepsi umum. Sebuah benda bisa masuk ke banyak kelompok tergantung aturannya. Misalnya, apel bisa masuk ke kelompok “buah”, “benda berwarna merah”, dan “benda berbentuk bulat”.
3. Menurutmu, apa yang dibutuhkan Kecerdasan Artifisial (KA) untuk bisa mengenali benda?
a. Guru yang sabar
b. Koneksi internet
c. Banyak data contoh
d. Warna benda yang sama
Jawaban: c. banyak data contoh
Baca Juga: Kunci Jawaban Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Kelas VI Halaman 139
Alasan: ini adalah konsep inti dari bab ini. KA tidak “tahu” secara Ajaib, tetapi “belajar” dengan mengenali pola dari banyak data contoh yang diberikan padanya.
4. Manakah contoh kegiatan mengelompokkan benda berdasarkan jenisnya?
a. Memisahkan buku dan alat tulis
b. Menyimpan semua barang di dalam tas
c. Meletakkan semua benda di satu meja
d. Mengacak semua benda ke dalam satu kotak
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Naskah Kuno hingga Keris Pusaka Ludes di Desa Adat Sade, Pemerintah Siapkan Rencana Pemulihan Total
-
Satu Dekade Menahan Rindu, BRI Pertemukan Yuni dengan Sang Ibu di Taiwan
-
BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Akses Layanan Keuangan bagi Diaspora Indonesia
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia
-
Selamatkan Tanah Negara, Kejari Lombok Tengah Amankan Tanah Miliaran Rupiah dari Mafia Tanah?