- Kebakaran hebat terjadi pada Selasa (11/11/2025) dini hari di kandang ayam milik Drs. I Ketut Karinata, Banjar Selasih, Gianyar, Bali.
- Dugaan kuat penyebab insiden adalah korsleting listrik pada meteran, menyebabkan sekitar 8.000 ekor ayam dan 450 sak sekam padi hangus.
- Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api pada pukul 04.00 WITA, dengan total kerugian material ditaksir mencapai Rp600 juta.
SuaraBali.id - Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam di Banjar Selasih, Desa Puhu, Kecamatan Payangan, Gianyar, Bali, pada Selasa (11/11/2025) dini hari.
Peristiwa ini menyebabkan sekitar 8.000 ekor ayam mati terpanggang dan menimbulkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp600 juta.
Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik.
Kapolsek Payangan, AKP Arung Wiratama, mengonfirmasi bahwa penyebab kebakaran diduga kuat akibat hubungan pendek arus listrik di area kandang.
Api dengan cepat membesar karena banyaknya material yang mudah terbakar.
“Dari hasil olah tempat kejadian perkara, kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Api cepat membesar karena di sekitar lokasi terdapat banyak bahan mudah terbakar seperti sekam padi,” jelas AKP Arung Wiratama saat dikonfirmasi.
Insiden tersebut terjadi di kandang milik Drs. I Ketut Karinata, sekitar pukul 02.15 WITA.
Menurut keterangan, pemilik sempat terbangun setelah listrik di rumahnya padam.
Saat memeriksa sumber listrik, ia melihat percikan api di area meteran yang terhubung ke kandang.
Baca Juga: Ta Wan Akui Sajikan Larutan Pembersih ke Pelanggan di Bali, Sebut Akibat Kelalaian Karyawan
Upaya pemadaman mandiri menggunakan selang air tidak membuahkan hasil.
Api yang sudah terlanjur besar dengan cepat melahap seluruh bangunan kandang berukuran 40 x 10 meter tersebut.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Gianyar tiba di lokasi sekitar pukul 03.00 WITA.
Setelah berjuang selama satu jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan kobaran api pada pukul 04.00 WITA.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, selain ribuan ekor ayam, sekitar 450 sak sekam padi juga ludes terbakar.
“Kami telah berkoordinasi dengan petugas damkar untuk penanganan lebih lanjut. Kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan mencapai enam ratus juta rupiah,” tutup Kapolsek
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Bikin Elus Dada! Upah Kupas Bawang di Lombok, Dari Pagi Sampai Malam Cuma Rp500 per Kg
-
Ingin Nonton MotoGP Mandalika Plus Dapat Gaji? 2.500 Posisi Relawan Resmi Dibuka
-
Imbas Gempa NTT, Dua Lokasi Wisata di Manggarai Ditutup
-
Terjadi Gempa Bumi Flores, BRI Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak
-
Tim SAR dan K-9 Dikerahkan Bantu Pencarian Korban Gempa NTT