- Gelombang tinggi akibat bulan purnama merusak parah jalur pedestrian di sepanjang Pantai Kuta, Bali.
- Pedagang mengeluh aktivitas jualan terhenti dan pantai menjadi sepi karena wisatawan takut datang.
- Warga berharap pemerintah segera memperbaiki kerusakan agar aktivitas pariwisata kembali normal.
SuaraBali.id - Gelombang tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan kerusakan signifikan pada jalur pedestrian di sepanjang Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali.
Fenomena alam yang bertepatan dengan fase bulan purnama ini memicu luapan air laut hingga ke daratan, mengganggu aktivitas pariwisata dan ekonomi warga setempat.
Sejumlah titik di sisi selatan pantai mengalami kerusakan paling parah, di mana infrastruktur pejalan kaki hancur diterjang ombak.
Kondisi ini membuat para pedagang kecil yang berjualan di pesisir pantai merasakan dampak langsung.
Salah satunya adalah Bobbar, seorang penjual minuman yang lapaknya ikut terimbas.
Ia mendesak pemerintah untuk segera mengambil tindakan.
“Pas purnama ini ombaknya besar sekali. Air sampai naik ke atas jalan, jualan jadi terhenti. Kami harap pemerintah cepat tanggap, karena ini kawasan wisata,” ujarnya saat ditemui pada Minggu (9/11/2025).
Keluhan serupa datang dari Teguh, pedagang kelapa muda.
Menurutnya, puncak terjangan ombak terjadi pada Kamis malam lalu dan membuat wisatawan enggan melintas, menyebabkan area pantai menjadi sepi.
Baca Juga: Dari Hukuman Mati ke Kebebasan: Kisah Lindsay Sandiford Habiskan Masa Tua di Lapas Kerobokan Bali
“Kejadiannya malam Kamis sekitar jam sembilan. Ombak besar disertai angin, air naik ke atas, jalan rusak, tamu takut lewat. Pantai jadi sepi. Harapannya segera diperbaiki biar wisatawan nyaman lagi,” katanya.
Kerusakan ini tidak hanya menghambat aktivitas warga dan pedagang, tetapi juga secara nyata menurunkan kenyamanan dan jumlah pengunjung di salah satu ikon pariwisata utama Bali tersebut.
Para pedagang berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar kondisi Pantai Kuta kembali normal, aman, dan nyaman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Influencer APG Mengaku 15 Kali Gunakan Whip Pink
-
WNA Australia Isap Liquid Ganja untuk Obat Nyeri Lutut dan Depresi
-
Sering Air Mati Bergilir? Ini Penjelasan Resmi PDAM Lombok Tengah
-
Penampakan Kebakaran Bukit Savana Propok Kawasan Gunung Rinjani
-
Paket Misterius dari Australia Tiba di Lombok, Ini Isinya