- Ngurek adalah tradisi sakral Bali di mana peserta menusuk diri dengan keris saat kerasukan.
- Pelaku dipercaya kebal senjata dan tidak terluka karena dilindungi oleh roh leluhur mereka.
- Ritual ini bertujuan sebagai wujud pengabdian dan untuk mengundang kehadiran Ida Bhatara.
SuaraBali.id - Di tengah alunan gamelan yang hipnotis dan aroma dupa yang menyelimuti udara, sebuah pemandangan di luar nalar tersaji.
Seorang pria, dalam kondisi puncak kesurupan, menekan sebilah keris tajam ke dadanya.
Ia menusukkannya berulang kali dengan kekuatan penuh, namun seolah ada perisai tak kasat mata, kulitnya tetap utuh tanpa setetes darah pun.
Ini adalah Ngurek, sebuah tradisi sakral yang menjadi bukti hidup betapa tipisnya batas antara dunia nyata dan dunia gaib di Bali.
Bagi mata awam, ini adalah pertunjukan ekstrem yang mengerikan.
Namun bagi masyarakat Hindu Bali, ini adalah puncak pengabdian spiritual kepada Sang Hyang Widhi Wasa, sebuah ritual di mana tubuh manusia menjadi wadah bagi roh suci leluhur.
Proses magis ini tidak terjadi begitu saja. Ritualnya terbagi dalam tiga babak yang saling mengikat.
Semuanya dimulai dengan Nusdus, sebuah gerbang menuju dunia lain.
Para pemuka adat membakar dupa dan wewangian khas, menciptakan suasana mistis yang dipercaya mampu mengundang roh untuk mendekat.
Baca Juga: Catat, Jadwal Dan Agenda Sanur Village Festival 2025 di Denpasar
Asap tebal yang mengepul menjadi jembatan bagi para peserta untuk melepaskan kesadaran duniawinya.
Puncaknya adalah saat para peserta memasuki kondisi Masolah.
Ketika roh leluhur telah merasuki raga, mereka mulai menari liar mengikuti irama gending sakral.
Dalam kondisi trans inilah, inti ritual terjadi. Keris dan senjata tajam lainnya dihujamkan ke titik-titik vital tubuh—dahi, leher, hingga dada.
Namun, keajaiban terjadi. Senjata itu seolah tumpul, tak mampu melukai, membuktikan bahwa raga mereka sedang dilindungi oleh kekuatan gaib.
Setelah puncak trans tercapai, ritual ditutup dengan tahap Ngaluwur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka