- Polres Lombok Tengah amankan 8 pelaku penganiayaan WNA asal AS di vila.
- Kasus diselesaikan secara restorative justice karena korban memaafkan pelaku.
- Penganiayaan akibat salah paham rebut ombak, pelaku salah sasaran korbannya.
SuaraBali.id - Terduga pelaku penganiaya seorang warga negara asing (WNA) inisial ED asal Amerika Serikat di salah satu vila di Kecamatan Praya Barat diamankan Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
"Pelaku yang diamankan itu sebanyak 8 orang dalam kejadian tersebut" kata Kasi Humas Polres Lombok Timur Iptu Lalu Brata Kusnadi di Lombok Tengah, Rabu (22/10/2025).
Menurutnya pasca kejadian dugaan penganiayaan pada Minggu (19/10), Polres Lombok Tengah telah menindaklanjuti laporan dari korban, sehingga sempat diamankan terduga para pelaku.
Namun, persoalan tersebut telah diselesaikan secara restorative justice (RJ), karena korban telah memaafkan perbuatan pelaku.
"Korban telah memanfaatkan para pelaku, sehingga diselesaikan secara musyawarah," katanya.
Kejadian ini membuat ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berkomitmen memberikan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan, karena wilayah Lombok Tengah menjadi tujuan pariwisata saat ini.
"Jika ada persoalan supaya diselesaikan dengan baik, sehingga tidak memberikan dampak negatif terhadap pertumbuhan pariwisata di Lombok Tengah," katanya.
Kapolsek Praya Barat AKP I Made Sugiarta mengatakan peristiwa tersebut berawal dari kesalahpahaman antara seorang WNA asal Brazil M (34) dengan seorang pemandu wisata lokal (gaet) LFA (26).
Kejadian bermula saat keduanya terlibat perselisihan ketika keduanya berebut ombak saat melakukan aktivitas surfing.
Baca Juga: Readers Choice Awards 2025 Nobatkan Lombok Jadi Pulau Terbaik Kedua di Asia
"Perselisihan tersebut sempat dimediasi, namun tidak mencapai kesepakatan dalam proses mediasi,"terangnya.
Pelaku bersama sejumlah temannya kemudian berkumpul di simpang empat Desa Selong Belanak.
Mereka menunggu saudara M (WNA) yang diketahui masih berada di sekitar lokasi.
Namun, pelaku bersama temannya salah sasaran dan justru mengejar dua orang WNA lain yang melintas menggunakan sepeda motor.
"Pelaku bersama temannya mengejar korban hingga ke area vila, korban kemudian dianiaya oleh pelaku bersama temannya menggunakan tangan kosong serta balok kayu hingga korban mengalami luka pada bagian wajah, kepala, dan jari," katanya.
Saat ini terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres Lombok Tengah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu korban sedang mengalami perawatan oleh pihak medis. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo