- Alat kesehatan (BMHP) kadaluarsa menumpuk di sungai Mataram dan telah dibersihkan tim gabungan.
- Dinas Kesehatan Kota Mataram akan menindak pelaku pembuangan BMHP ilegal di sungai tersebut.
- BMHP sementara ditampung di Puskesmas Pagesangan untuk dimusnahkan sesuai prosedur berlaku.
SuaraBali.id - Alat kesehatan atau bahan medis habis pakai (BMHP) menumpuk di salah satu aliran sungai di Kota Mataram. Jumlah BMHP tersebut sangat banyak hingga beberapa kantong besar.
BMHP dibersihkan tim gabungan yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) hingga puskesmas dan kecamatan.
Ratusan BMHP tersebut diketahui sudah kadaluwarsa atau expired.
“Ini bukan limbah medis tapi alat kesehatan dan bahan medis habis pakai (BMHP) yang sudah expired,” katanya Selasa (13/10) pagi.
Pembersihan ini berdasarkan laporan warga yang lewat di kawasan tersebut dan melihat tumpukan BMHP di saluran.
BMPH ini ditemukan menumpuk di salah satu aliran sungai di kawasan jalan Sriwijaya, Mataram.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. Emirald Isfihan membenarkan bahwa BHMP tersebut memang sudah kadaluwarsa.
Pembuangan BMHP sudah ada ketentuan yang berlaku dan membuang sampah di sungai adalah tindakan yang dilarang.
Ia menegaskan buang sampah di sungai sudah jelas-jelas dilarang.
Baca Juga: Hotel di Mataram Gigit Jari, MotoGP Mandalika 2025 Tak Seramai Tahun Lalu
Untuk itu, Dinas Kesehatan dan merupakan perintah Wali kota Mataram sebagai pimpinan daerah akan mencari tahu pelakunya.
“Dan saya pastikan ini akan saya kejar pelakunya. Pimpinan pak wali kota sudah memerintahkan mencari sumber pelakunya,” katanya.
Pembersihan BMHP ini dilakukan oleh tim dari Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang hingga puskesmas dan kecamatan.
Adapun BMHP yang ditemukan seperti selang infus, jarum infus, spoit, sarung tangan, pemeriksaan kehamilan dan lainnya.
Semua bahan medis ini ditemukan masih dalam kemasan.
“Semua ikut terlibat pada pembersihan ini,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Jadi Idola Gen Z, Ini Kelebihan Macbook Dibanding Laptop Lain
-
Tradisi Unik Jelang Ramadan di Tengah Umat Hindu Bali
-
Ingin Tetap Langsing Saat Puasa? Ini Tips Diet di Bulan Ramadan
-
Kepala Kantor BPN Bali Lawan Penetapan Tersangka Lewat Praperadilan
-
Status Gunung Ile Lewotolok Naik Jadi Siaga, Ribuan Gempa Tercatat