SuaraBali.id - Setelah posisinya sebagai Menteri Koperasi diganti, Budi Arie disebut akan mendapatkan jabatan baru dari Presiden Prabowo Subianto.
Memberi posisi dan kepercayaan baru pada Budi Arie, menurut jurnalis senior, Agu Betha adalah hal yang tidak menguntungkan.
Bahkan Agi menyebut sama saja presiden Prabowo tengah bunuh diri.
“Seandainya itu terjadi (Budi Arie mendapatkan jabatan baru) ini bunuh diri untuk Pak Prabowo,” sebut Agi, dikutip dari youtube Off the record FNN, Rabu (17/9/25).
Agi sontak mempertanyakan soal kompetensi apa yang dimiliki oleh Budi Arie sehingga pihaknya hendak dipercaya lagi oleh Presiden Prabowo.
“Kalau kita melihat, kita profil kan Budi Arie, dari segi kompetensi, kompetensinya apa? Prestasinya apa? Selain dia menjadi relawan Jokowi,” sebutnya.
“Coba sebutkan apa prestasinya? Kan sejauh ini tidak ada kita mendengar ada prestasi itu, kapabiltias lebih dari pada yang lain,” imbuhnya.
Menurut Agi, apabila ingin merekrut seseorang untuk menjadi pejabat negara maka harus benar – benar diperhitungkan.
Seperti halnya harus orang – orang yang memiliki kompetensi dan sebagainya.
Baca Juga: Demo Berujung Narasi Gulingkan Prabowo? Amien Rais Ungkap Ada Geng di Baliknya
“Kalau mengangkat seseorang yang dibiayai oleh uang masyarakat, angkatlah memang orang – orang yang memiliki kompetensi, angkatlah yang memiliki kapabilitas,” ujarnya.
“Sementara Budi Arie ini dengan kapasitas sedemikian saja itu masih banyak rakyat Indonesia yang bakal memiliki kemampuan, kecerdasan dalam bidang apapun,” tambahnya.
Agi mengungkapkan bahwa setiap posisi pejabat negara tentu memiliki tanggung jawab yang besar sehingga tidak bisa dipikirkan secara instan.
Ia sontak mencontohkan dengan posisi sebagai Duta Besar. Budi Arie dianggap belum mampu menempati posisi tersebut dengan track recordnya mendirikan Koperasi Merah Putih.
“Apapun nanti Budi Arie akan diangkat, misalnya diangkat jadi Duta besar, jangan main – main. Duta besar itu sekarang harus bisa menjual Indonesia, produk Indonesia, membuka pasar di sana,” urainya.
“Kita melihat kompetensi dari Budi Arie tidak sejauh itu. Membuka Koperasi saja itu amburadul. Ketika didirikan koperasi merah putih itu sudah ada sekian ratus yang tutup,” sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026
-
BRI Perkuat Keuangan Berkelanjutan: Salurkan Rp93,2 Triliun untuk Pembiayaan Ramah Lingkungan
-
Warga Serahkan Elang Tikus Terjerat dan Bayi Lutung ke BKSDA
-
HGB Anda Hampir Habis? Jangan Panik, Begini Cara Perpanjang Sertifikat Lewat HP