Gedung DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat setelah dibakar dan dijarah oleh massa demo anarkis pada Sabtu (30/8/2025) dan keadaan terkininya pada Senin (1/9/2025). (ANTARA/Nur Imansyah).
Agenda pembahasan dan rapat-rapat akan tetap berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Ia menegaskan komitmen untuk kerja dan agenda dewan tetap berjalan seperti biasa.
“Kami tidak terpengaruh dan semua masih "on the track. Begitu juga dengan pegawai, kami sudah meminta untuk tetap bekerja seperti biasa dan proses administrasi tetap berjalan,” katanya.
Sebagai informasi, dalam aksi unjuk rasa ribuan massa pada Sabtu (30/8) siang tersebut, dua gedung menjadi sasaran utama: gedung utama DPRD yang biasa digunakan untuk rapat dan sidang paripurna, serta gedung Sekretariat DPRD yang merupakan tempat kerja sehari-hari para karyawan atau ASN.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
Terkini
-
4 Kontak Penting Posko THR Gianyar Siap Terima Laporan Pekerja
-
Vila di Tengah Sawah Gianyar Jadi Laboratorium Narkoba Mephedrone Bule Rusia
-
Hery Gunardi Paparkan Strategi Perbankan Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR
-
Iseng Buka Aplikasi Setelah Bayar Tagihan, Keluarga di Bali Malah Dapat Mobil BYD M6