SuaraBali.id - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masih mewanti-wanti adanya aksi demonstrasi susulan yang akan dilakukan oleh massa aksi Senin (1/9/2025).
Pemda Provinsi NTB mengeluarkan surat imbauan terkait perubahan jam kegiatan belajar mengajar di sekolah khususnya tingkat SMA sederajat.
Surat imbauan dengan Nomor : 400.14.1/465/SEK.17/2025, bersifat segera dan berisi himbauan pemantauan siswa dan siswi.
Surat himbauan tersebut ditujukan kepada semua Kepala SMA Negeri dan Swasta se-Kota Mataram.
Sekretaris Daerah menyikapi aktifitas demontrasi yang terjadi digedung DPRD Provinsi NTB tanggal 30 Agustus 2025.
Dimana, terindikasi beberapa peserta demontrasi menggunakan kostum SMA atau SMK.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, H. Lalu Moh. Faozal meminta kepada semua kepala sekolah untuk memeriksa kehadiran siswa yang mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Selain itu, memperketat pemantauan kehadiran siswa agar tetap masuk sekolah pada hari kegiatan belajar.
Tidak hanya itu, antisipasi yang dilakukan agar siswa tidak terlibat mengikuti aksi demonstrasi, kepala sekolah memastikan agar tetap berada di lingkungan sekolah.
Baca Juga: Gedung DPRD NTB Dibakar, Komputer Hingga Kursinya Dijarah
“Memperketat pengawasan terhadap siswa agar tetap berada di lingkungan sekolah pada hari dan jam pelajaran,” katanya.
Kepala sekolah tingkat SMA di Kota Mataram diminta untuk membimbing siswa agar tidak terpengaruh dan terlibat aktivitas yang menimbulkan dampak keresahan dan kegaduhan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Waka Kesiswaan SMA Negeri 2 Mataram, Lalu Iskandar mengatakan siap untuk mengubah jika ada perubahan jam kegiatan belajar mengajar.
Direncanakan, akan dimulai pukul 10.00-17.00 wita. Perubahan jam KBM ini mulai berlaku pada 1 September 2025 ini.
“Diharapkan peserta didik hadir tepat waktu untuk mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh tanggung jawab. Seluruh siswa mengenakan seragam sesuai jadwal harian,” katanya Minggu (31/8).
Sebelum kegiatan belajar mengajar berlangsung, juga akan diisi dengan doa untuk negeri dan daerah. Selain itu, muhasabah bersama dengan mengusung tagline: "NTB Menolak Kekerasan".
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
BMKG Pastikan Gempa M4.5 di Dasar Laut Bali Tidak Sebabkan Tsunami, Tapi..
-
Ombak 'Menggila' Seret Turis Ceko di Pantai Kelingking, Evakuasi Dramatis 170 Meter
-
Bagaimana Bali United Manfaatkan Jumlah Pemain Hingga Kalahkan PSM?
-
16 Warga Bali Tewas Digigit Anjing Rabies
-
Rekomendasi 5 Warna Pakaian yang Aman Untuk Kulit Sawo Matang