Namun jika pengerusakan yang dilakukan dilaporkan kembali, kondisi gerbang disebut memang sudah rusak.
Pasalnya, kondisi gerbang yang dirobohkan memang sudah rusak. Kondisi tersebut dinilai belum pernah diperbaiki sejak pengerusakan tahun 2024 lalu oleh massa aksi.
“Kalau ini dilaporkan kembali, ini kan sudah rusak dan tidak pernah di perbaiki sebelumnya. Masak mau dilaporkan barang rusak,” katanya.
Ia mengatakan, massa aksi berhasil merobohkan gerbang karena kondisi yang sudah rusak. Jika dibandingkan dengan gerbang utama dinilai memang lebih sulit untuk dirobohkan karena tebal dan sangat berat.
“Kalau ini jadi gampang aja kalau didorong sedikit rusak. Kalau yang gerbang utama itu kita kuwalahan,” tegasnya.
Massa aksi sebelumnya berusaha untuk merobohkan gerbang utama yang dijaga ketat oleh aparat kepolisian. N
amun tidak berhasil dan massa aksi berhasil merobohkan gerbang sebelah selatan untuk bisa masuk ke halaman kantor DPRD NTB.
Masa aksi tergabung dari berbagai kampus di Pulau Lombok Unram, UNW, Ummat, Bumi Gora, STKIP di Lombok Timur hingga masyarakat adat. Diperkirakan jumlah massa yang hadir yaitu mencapai 800 orang.
Kontributor Buniamin
Baca Juga: Hotel di Mataram Minta Pembayaran Royalti Diterapkan Sekali Saja Seperti Sertifikasi Halal
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka