SuaraBali.id - Asap dan deru mesin Porsche 911 GT3 Cup memecah keheningan pesisir Lombok saat para pembalap elite dunia mulai melepaskan tenaga penuh di Sirkuit Pertamina Mandalika.
Akhir pekan ini, surga tropis Nusa Tenggara Barat (NTB) bertransformasi menjadi medan pertempuran sengit dalam ajang Porsche Carrera Cup Asia 2025, sebuah seri yang bobotnya jauh lebih besar dari sekadar balapan biasa.
Ini adalah panggung pembuktian, baik bagi para pembalap yang berburu gelar maupun bagi Indonesia yang memamerkan kemampuannya di kancah motorsport global.
Suasana tegang begitu terasa, dan Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menegaskan status premium acara ini.
"Deretan pembalap top dari berbagai negara dipastikan hadir, menjadikan Mandalika sebagai salah satu panggung paling bergengsi di Asia untuk balap mobil sport Porsche 911 GT3 Cup," kata Priandhi Satria di Lombok Tengah, Sabtu (23/8/2025).
Di atas lintasan, sebanyak 24 pembalap dari berbagai benua siap mempertaruhkan segalanya.
Namun, pertarungan sesungguhnya terjadi di papan atas klasemen. Dengan Dylan Pereira dari Luksemburg yang memimpin tipis, setiap manuver di tikungan tajam Mandalika akan diawasi ketat oleh para pesaingnya, Enzo Trulli dari Italia dan Hugo Ellis dari Inggris.
Bagi mereka, seri ini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk merebut poin maksimal.
"Deretan pembalap tersebut akan memperebutkan poin penting menuju gelar juara musim 2025. Seri Mandalika akan menjadi krusial karena digelar menjelang putaran pamungkas di Marina Bay, Singapura," katanya.
Baca Juga: Royalti Musik Memukul Pariwisata Mataram? Hotel & Restoran Meradang
Di luar drama adu kecepatan, ada misi yang lebih besar yang diemban oleh Mandalika.
Priandhi melihat ajang ini sebagai duta promosi yang tak ternilai harganya.
“Penyelenggaraan Porsche Carrera Cup Asia 2025 di Sirkuit Mandalika adalah kesempatan emas untuk menampilkan dan memperkenalkan Lombok, Nusa Tenggara Barat, dan Indonesia kepada para pembalap, kru tim balap, promotor, dan penonton yang menyaksikan event ini secara langsung di sirkuit maupun live streaming di seluruh penjuru dunia,” katanya.
Promosi ini bahkan berjalan secara organik melalui para pembalap.
“Para pembalap melalui akun media sosialnya mengabarkan kegiatannya sedang balapan di Sirkuit Mandalika, yang secara tidak langsung telah mengenalkan kawasan Mandalika, Lombok dan Indonesia kepada fan-nya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis