SuaraBali.id - Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus menunjukkan kekuatannya dengan erupsi yang terjadi hampir setiap hari.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengonfirmasi bahwa energi magma di dalam tubuh gunung api ini masih sangat tinggi, menjadikannya salah satu gunung paling aktif di Indonesia saat ini.
Meskipun aktivitas vulkaniknya fluktuatif, otoritas belum bisa memastikan kapan raksasa setinggi 1.584 mdpl ini akan kembali tenang. Kepala PVMBG, Hadi Wijaya, menyatakan bahwa pemantauan intensif terus dilakukan.
"Aktivitas itu masih berlangsung dan peralatan kami terus merekam kondisi tersebut," ujarnya saat ditemui di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (26/8/2025).
Sejak awal tahun 2024, Gunung Lewotobi Laki-laki telah memaksa PVMBG menetapkan status tertinggi, Awas (Level IV), sebanyak enam kali.
Karakter erupsinya yang eksplosif, sering kali melontarkan material pijar dan abu vulkanik pekat, menjadi ancaman nyata.
Puncaknya adalah letusan fenomenal pada 1 Agustus 2025, yang menyemburkan kolom abu hingga ketinggian 18.000 meter—sebuah peristiwa yang terdeteksi satelit cuaca Himawari hingga ketinggian 45.000 kaki.
Pada 23 Agustus 2025, statusnya sempat diturunkan menjadi Siaga (Level III).
Namun, gunung ini seolah tak mau beristirahat. Keesokan harinya, erupsi kembali terjadi, memuntahkan abu vulkanik hingga ketinggian 2.000 meter.
Baca Juga: Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus, Abu Bergerak ke Barat Daya
Meskipun aktivitasnya kembali meningkat, tim ahli PVMBG memutuskan untuk mempertahankan status Siaga (Level III) dengan pemantauan super ketat. Instrumen geologi terus disiagakan untuk mendeteksi setiap perubahan signifikan.
"Kami siap siaga dengan kondisi apakah nantinya segera dilakukan peningkatan ke level IV jika memang alat instrumentasi itu menunjukkan ada tren peningkatan," kata Hadi.
Data terbaru dari portal Magma Indonesia per 26 Agustus 2025 merekam aktivitas kegempaan yang konstan, termasuk gempa erupsi, guguran, hembusan, tremor non-harmonik, dan gempa vulkanik dalam.
Dengan status Siaga (Level III) saat ini, PVMBG mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius enam kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki demi keselamatan bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo